Jumat, 19 April 2024

Pembelian Bensin Pertamina Akan Diarahkan dengan Pembayaran Non Tunai

ads-custom-5

Jakarta, BUMNInfo | PT Pertamina (Persero) mulai menyiapkan protokol khusus dalam menghadapi skenario hidup berkebiasaan baru atau new normal. Salah satunya dengan memanfaatkan transaksi non tunai di setiap pembelian bahan bakar minyak (BBM).

 

Perusahaan akan mendorong transaksi tunai di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) sebagai salah satu cara menjalankan kehidupan new normal wabah pandemi Covid-19.

 

VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan sampai saat ini platform loyalty yang bisa digunakan oleh pelanggan untuk transaksi non tunai adalah MyPertamina. Di mana e-payment yang terintegrasi adalah LinkAja.

 

“Sampai saat ini platform loyalty customer pertamina adalah MyPertamina, dan e-payment yang terintegrasi adalah LinkAja,” jelasnya.

 

Protokol ini diatur sesuai arahan Menteri BUMN melalui surat nomor S-336/MBU/05/2020 pada 15 Mei 2020 perihal Antisipasi Skenario The New Normal BUMN. Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan sedang menyiapkan The New Normal di Pertamina dari hulu sampai ke hilir.

 

“Pertamina sedang mempersiapkan penyusunan protokol untuk mengantisipasi skenario The New Normal di seluruh lini kegiatan operasional baik di hulu, pengolahan, distribusi, hingga pelayanan di SPBU di seluruh Indonesia,” kata Nicke dalam keterangan tertulis, Senin, (18/05/2020).

 

Menurut Nicke, skenario ini akan berlaku mulai 25 Mei 2020 mendatang. Untuk itu Pertamina telah menyiapkan protokol yang akan mengatur langkah-langkah dan tahapan yang akan diterapkan. Di antaranya kewajiban penggunaan masker, sterilisasi lingkungan kerja maupun pemeriksaan kesehatan, dan tracking kondisi pekerja.

 

Selain itu, protokol ini juga mengatur kehadiran pekerja di kantor dan di daerah operasi. Lalu, pengaturan pertemuan dengan mengoptimalkan penggunaan teknologi dan digitalisasi, maupun pengaturan pelayanan kepada pelanggan dengan physical distancing maupun mendorong penggunaan digital payment melalui aplikasi MyPertamina.

 

Kendati begitu, Pertamina masih menerima transaksi pembayaran tunai dan menggunakan edc untuk pengguna kartu debit dan kredit.

 

Sampai saat ini, lanjut Nicke, Pertamina tetap fokus menerapkan protokol yang ketat di seluruh wilayah operasi untuk memastikan kesehatan pekerja dan stakeholder lainnya serta memitigasi agar tidak terjadi penyebaran virus Covid-19 di area operasi Pertamina. Penerapan protokol tersebut diawasi oleh Satgas Covid-19 Pertamina yang telah terbentuk sejak Maret lalu.

 

“Sesuai arahan Menteri BUMN, Pertamina akan terus mendukung Iangkah-langkah strategis Pemerintah dalam menanggulangi pandemik COVID-19. Kami juga siap melakukan berbagai penyesuaian dari aspek manusia, proses bisnis dan teknologi, untuk memastikan pelayanan BBM dan LPG kepada masyarakat dan menggerakkan roda perekonomian Indonesia,” pungkasnya.

 

Sumber: CNBC IndonesiaPertamina

Foto: Istimewa

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU