Senin, 20 Mei 2024

Ini Penyebab Laba Bersih Telkom (TLKM) Turun di Kuartal I-2024

ads-custom-5

Jakarta, BUMN Info – Laba bersih PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) turun di kuartal I-2024. Hal tersebut terjadi karena meningkatnya beberapa pos beban dan kerugian atas investasi yang belum terealisasi pada periode Januari-Maret 2024.

TLKM membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 6,05 triliun per Maret 2024. Realisasi tersebut turun 5,78% secara tahunan atau Year on Year (YoY) dari Rp 6,52 triliun di kuartal I-2023.

Padahal, pendapatan Telkom masih tumbuh 3,71% secara tahunan menjadi Rp 37,42 triliun. Sebagai pembanding, TLKM meraup pendapatan sebesar Rp 36,09 triliun di kuartal I-2023.

Rinciannya pendapatan dari telepon mencapai Rp 1,74 triliun, interkoneksi berkontribusi sebesar Rp 2,57 triliun dan pendapatan dari transaksi lessor mencapai Rp 795 miliar selama kuartal I-2024.

Pendapatan data, internet dan jasa teknologi informatika mencapai Rp 22,90 triliun. Lalu pendapatan jaringan, IndiHome dan lainnya masing-masing mencapai Rp 685 miliar, Rp 6,83 triliun dan Rp 1,85 triliun.

Namun raihan tersebut harus tergerus oleh kerugian yang belum direalisasi dari perubahan nilai wajar atas investasi sebesar Rp 403 miliar. Ini berbalik dari keuntungan senilai Rp 430 miliar.

Beberapa pos beban TLKM ini juga terpantau meningkat. Seperti beban operasi, pemeliharaan dan jasa telekomunikasi yang naik 4,92% YoY serta beban interkoneksi yang membengkak 22,75% YoY.

Alhasil, laba usaha Telkom juga ikut merosot 5,78% secara tahunan menjadi Rp 11 triliun selama periode Januari–Maret 2024. Pada periode yang sama di 2023, laba usaha TLKM mencapai Rp 11,43 triliun.

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU