Jumat, 19 April 2024

IPC Kucurkan Rp 400 Juta untuk BUMN Beli Alat Deteksi Corona

ads-custom-5

Jakarta, BUMNInfo | Berbagai BUMN berupaya untuk mendatangkan banyak alat deteksi virus corona ke Indonesia. PT Pelabuhan Indonesia II atau Indonesia Port Corporation (IPC) juga ikut mengalokasikan Rp 400 juta khusus untuk membeli alat deteksi virus penyebab penyakit Covid-19 tersebut. Dana tersebut disalurkan kepada Yayasan BUMN Hadir untuk Negeri yang memprakarsai pembelian alat tersebut.

 

Direktur Utama IPC Arif Suhartono menyatakan, sumbangan dana tersebut akan sangat membantu untuk mendatangkan alat deteksi corona yang kini sangat dibutuhkan oleh rumah sakit rujukan khusus pasien Covid-19.

 

“Bantuan dana IPC akan digunakan untuk pengadaan Alat Ekstraksi Otomatis Magnapure 96 dan Alat Deteksi Light Cycler 480,” ujar Arif.

 

Saat ini Kementerian BUMN melalui Yayasan BUMN Hadir untuk Negeri menggalang dukungan dari beberapa BUMN untuk membeli 10 set alat ekstraksi otomatis Magnapure 96, dan 18 set alat deteksi Light Cycler 480. Nantinya peralatan medis senilai Rp26,7 miliar tersebut didistribusikan ke 10 rumah sakit yang tersebar di 10 provinsi.

 

Arif mengimbuh, pandemi Covid-19 ini tidak bisa diatasi setengah-setengah. Harus ada gerakan bersama termasuk partisipasi dunia usaha dan masyarakat untuk menekan penyebaran virus yang sangat mudah menular ini.

 

Karenanya, IPC melalui 12 kantor cabang pelabuhan di 10 provinsi sejak Maret 2020 ikut ambil bagian dalam pencegahan penyebaran corona. Pencegahan dilakukan tak hanya di area pelabuhan, namun juga mencakup lingkungan pemukiman warga yang berdekatan dengan pelabuhan.

 

“Pekan lalu, misalnya, IPC Cabang Pelabuhan Tanjung Priok menyerahkan beberapa alat semprot disinfektan kepada Pemprov Jakarta Utara. IPC juga mendistribusikan masker dan hand sanitizer di sejumlah masjid dan puskemas di sekitar Tanjung Priok,” ujarnya.

 

Beberapa waktu lalu, IPC juga didapuk sebagai Koordinator Wilayah Satuan Tugas BUMN Tanggap Bencana Nasional Covid-19. IPC Bengkulu juga menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) dan Lembaga Swadaya Masyarakat Aksi Cepat Tanggap (ACT) dalam melakukan sterilisasi di Pelabuhan Pulau Baal, Bengkulu. Sterilisasi itu mencakup rumah-rumah dinas, klinik, dan fasilitas pendidikan yang berdekatan dengan pelabuhan.

 

IPC pun ikut andil di Pontianak, Kalimantan Barat dalam hal penanganan Covid-19. Pihaknya menyerahkan satu unit mobil kebersihan beserta beberapa boks alat pelindung diri (APD) lengkap kepada Walikota Pontianak. Mobil kebersihan itu beroperasi sebagai kendaraan sterilisasi di sejumlah area publik yang rawan penyebaran virus corona.

 

Sumber: Bisnis.comAntaranews

Foto: Shutterstock

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU