Jumat, 1 Maret 2024

PT KAI Kaji Pemasangan Wifi di Kereta Api Jarak Jauh, Direncakan Mulai Berfungsi pada 2020

ads-custom-5

Jakarta, BUMNInfo | PT KAI sebagai penyedia jasa layanan kereta api mulai mengkaji untuk ketersediaan wifi.

Rencananya wifi tersebut akan dipasang dalam kereta jarak jauh. Sarana ini sebagai compliment kepada penumpang, khususnya penumpang milenial yang belakangan jumlahnya semakin meningkat hingga 80 juta per tahun.

“Nah nanti kami upayakan kalau bisa di sepanjang jalur itu sudah bisa pakai wifi,” tutur Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Edi Sukmoro mengatakan, seusai pertemuan Asean Railways CEOs’ ke-41 di Hotel Grand Centara, Bangkok, Thailand, Selasa (29/10/2019).

“Sehingga milenial ini sambil jalan, travel enam jam tiga jam, mereka tidak akan merasa apa-apa karena mereka menikmati, dengan menggunakan wifi yang free.”

Untuk kereta yang saat ini mulai dikembangkan pemasangan wifi adalah kereta Jakarta-Bandung, yakni KA Argo Parahyangan.

“Kelihatannya sukses, Argo Parahyangan. Ini sedang kami kaji. Itu belum kami apply, baru kami kaji. Karena begini, ada sistem secara teknis yang harus kami benahi khusus. Ingat kan kereta api di Indonesia, kalau mau jalan satu trainset itu kadang-kadang dilepas-lepas, diganti-ganti. Nah ini kami akan menuju trainset system,” jelasnya. Meski demikian, nantinya tak hanya KA Argo Parahyangan saja yang dipasangi wifi, melainkan seluruh kereta jarak jauh.

Menurut dia, pemasangan wifi di dalam kereta ini akan difungsikan secepatnya pada 2020 mendatang. “Harapan saya seluruh kereta harus kena wifi. Wifi itu bukan barang mewah lagi sekarang, mestinya ya. Karena semua orang membutuhkan,” lanjut Edi.

Diketahui, ARCEO merupakan ajang pertemuan rutin tahunan pimpinan operator perkeretaapian di kawasan Asia Tenggara yang membahas aspek teknis, operasi, pemasaran, pelayanan, teknologi, dan perkembangan perkeretaapian di ASEAN.

Selain KAI, ada tujuh perusahaan operator kereta api yang menjadi anggota ARCEO dari negara-negara ASEAN lainnya yaitu Cambodia Railways (Kamboja), dan Lao Railways Authority (Laos). Serta KTM Berhad (Malaysia), Myanmar Railways (Myanmar), State Railways of Thailand (Thailand), Vietnam Railways (Vietnam), dan Philippine National Railways Delegation (Filipina).

Sumber : wow.tribunnews.com

Foto : Tribun Jateng/Hermawan Handaka

 

 

 

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU