Rabu, 17 April 2024

Dukung Physical Distancing, AP II Ubah Layanan Customer Service Menjadi Virtual dengan Video Call

ads-custom-5

Jakarta, BUMNInfo | PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II mengubah layanan customer service menjadi virtual melalui video call. Pelayanan ini bernama Virtual Customer Assistant (VICA) dan merupakan fitur terbaru dari aplikasi Indonesia Airports (INAirports) yang dirilis oleh AP II.

 

VICA sudah melayani mulai 9 April kemarin dan bisa diakses di mana saja dan kapan saja melalui aplikasi INAirports di gawai berbasis iOS maupun Android. VICA juga dapat diakses melalui situs www.angkasapura2.co.id dan aplikasi Zoom.

 

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan, VICA adalah upaya perusahaan untuk optimalisasi penggunaan teknologi informasi di ekosistem perseroan. Teknologi ini juga sangat mendukung penerapan physical distancing di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

 

“Mulai 9 April 2020, petugas customer assistant tidak melakukan tatap muka langsung dengan traveler atau pengunjung bandara untuk mendukung physical distancing agar mencegah penyebaran corona,” katanya.

 

Layanan VICA dapat diakses pengguna melalui aplikasi INAirports dengan memilih ikon menu berbentuk tiga garis di kanan bawah, lalu memilih layanan VICA. Sementara untuk situs www.angkasapura2.co.id, layanan VICA bisa diakses dengan mengklik ikon Contact Us di bagian bawah halaman muka.

 

Adapun untuk Zoom, AP II akan merilis meeting ID dan QR code agar bisa layanan VICA masing-masing bandara bisa diakses oleh pengguna dengan mencantumkan kode tersebut.

 

 

PT Angkasa Pura II saat ini mengelola 19 bandara termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan 3 terminal penumpang pesawat dan 1 terminal kargo, di mana bandara ini merupakan bandara tersibuk dan terbesar di Indonesia.

 

Selain Bandara Soekarno-Hatta, AP II juga mengelola Halim Perdanakusuma (Jakarta), Husein Sastranegara (Bandung), Kertajati (Majalengka), Radin Inten II (Lampung), HAS Hanandjoeddin (Belitung), Fatmawati Soekarno (Bengkulu), Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru), Raja Haji Fisabilillah (Tanjung Pinang).

 

Kemudian Depati Amir (Pangkal Pinang), Sultan Thaha (Jambi), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), Bandara Internasional Banyuwangi, Sultan Iskandar Muda (Aceh), Minangkabau (Padang), Supadio (Pontianak), Silangit (Tapanuli Utara), Kualanamu (Deli Serdang) dan Tjilik Riwut (Palangkaraya).

 

Sumber: Liputan6Tangerang Online

 

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU