Rabu, 17 April 2024

Pupuk Indonesia Siap Dukung Penyaluran Pupuk Subsidi Lewat Kartu Tani

ads-custom-5

Jakarta, BUMNInfo | PT Pupuk Indonesia (Persero) siap mendukung langkah Kementerian Pertanian untuk memperkuat sektor pertanian Indonesia melalui penyediaan pupuk bagi petani. Salah satunya dengan mendukung akurasi penyaluran pupuk bersubsidi melalui Kartu Tani yang implementasinya akan dilakukan bertahap.

 

“Lewat Kartu Tani, diharapkan penyaluran pupuk bersubsidi dapat lebih disiplin dan akuntabel sebagaimana yang selalu disampaikan Bapak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo,” ujar Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Bakir Pasaman dalam keterangan tertulis, Sabtu (29/8/2020).

 

Bakri menjelaskan Pupuk Indonesia telah menugaskan produsen untuk menyalurkan pupuk bersubsidi melalui Kartu Tani untuk wilayah-wilayah yang sudah mengimplementasikan kartu tersebut. Wilayah tersebut meliputi 7 Provinsi, 30 kabupaten/kota dan 208 kecamatan. Pupuk Indonesia juga telah berkoordinasi dengan Himpunan Bank-Bank Milik Negara (Himbara) untuk memberikan data kios pupuk secara lengkap sebagai database yang dibutuhkan dalam penerapan Kartu Tani.

 

“Kami juga menargetkan agar semua jaringan kios kami bisa menjadi kios pupuk lengkap, di mana saat ini progresnya telah mencapai 83 persen,” ujar Bakir.

 

Bakir menambahkan Pupuk Indonesia Grup juga terus berupaya meningkatkan efisiensi guna menurunkan Harga Pokok Penjualan pupuk sehingga dapat meringankan beban subsidi Pemerintah.

 

“Kami telah berkoordinasi dengan Kementerian ESDM untuk menurunkan harga gas dan Alhamdulilah saat ini harga gas untuk industri pupuk sudah turun. Upaya lain yakni dengan melakukan pengadaan bersama untuk bahan baku dan jasa angkutan, serta menerapkan kebijakan reposisi gudang. Upaya efisiensi ini Alhamdulillah juga dapat menurunkan beban subsidi Pemerintah,” ungkapnya.

Sarwo menegaskan akan sesegera mungkin mensosialisasikan informasi mengenai Kartu Tani untuk penebusan pupuk bersubsidi secara tertutup di masing-masing wilayah. Untuk merealisasikan program ini, Sarwo mengatakan dibutuhkan kerja keras dan kerja sama dari seluruh pihak. Namun, Sarwo mengaku optimistis program Kartu Tani dapat berjalan mulus.

 

Seperti diketahui, Kementan melalui Direktorat Jenderal Pertanian dan Sarana Pertanian (PSP) berkomitmen untuk menguatkan sektor pertanian, salah satunya melalui penyaluran kartu tani yang akan berfungsi untuk menebus pupuk bersubsidi secara tertutup. Dirjen PSP Sarwo Edhi menjelaskan penebusan pupuk bersubsidi secara tertutup melalui kartu tani merupakan tindak lanjut dari surat edaran KPK. Oleh karena itu, ia berharap program ini bisa dijalankan secara bertahap.

 

“Kartu Tani ini perlu dipercepat. Kami optimistis program kartu tani untuk penebusan secara tertutup pupuk bersubsidi akan berjalan baik. Dalam berbagai kesempatan, Bapak Presiden juga menekankan mengenai program Kartu Tani ini,” pungkasnya.

 

Sumber: Detik.comTribunnews

Foto: ANTARA/Adeng Bustomi

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU