Rabu, 17 April 2024

Siap Tangani Pasien Corona Bergejala Berat, Pertamedika Rekrut 700 Tenaga Medis

ads-custom-5

Jakarta, BUMNInfo | Rumah Sakit Pertamina Jaya (RSPJ), Cempaka Putih, Jakarta Timur, siap menampung pasien yang terpapar virus corona atau Covid-19. RS jaringan PT Pertamina Bina Medika  (Persero) atau Pertamedika itu akan mulai merawat pasien tersebut mulai pekan ini.

 

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengumumkan bahwa RSPJ khusus Covid-19 siap beroperasi mulai Jumat, 10 April mendatang.

 

“Empat hari lagi, ini bisa beroperasional dan sudah beserta lab-nya. Kemarin kami dari Kementerian BUMN membawa mesin lab ini dari Switzerland, Roche (perusahaan penyuplai),” kata Erick.

 

Rumah sakit tersebut nantinya akan dikhususkan untuk menangani pasien virus corona atau Covid-19 dengan gejala berat. Hal tersebut diungkapkan Direktur Utama Pertamedika Fathema Djan Rachmat.

 

“Kalau Wisma Atlet untuk (bergejala) ringan, ini (RSPJ) untuk yang berat ke critical, sehingga yang kita terima yang rujukan, yang kasusnya lebih berat,” kata Fathema.

 

Pihak manajemen jaringan RS plat merah itu juga telah mengerahkan ratusan tenaga medis dan tenaga pendukung baik melalui rekrutmen baru maupun mendayagunakan SDM yang ada di RSPJ. Baru-baru ini pihaknya sengaja merekrut 700 tenaga medis baru untuk menangani penyakit ini.

 

Dalam catatan perusahaan, secara keseluruhan Pertamedika memiliki 6 ribu hingga 8 ribu tenaga medis. Setengah dari jumlah tersebut diperuntukkan sebagai penangan pasien Covid-19, atau sekitar berjumlah 3 ribu tenaga kesehatan.

 

“Untuk tenaga dokter spesialis rasionya 1:25 (satu dokter menangani 25 pasien), perawat umum 1:12 dan perawat ICU 1:1,” ungkap Fathema.

 

Seluruh ruang kamar di RSPJ akan difungsikan khusus untuk menangani pasien Covid-19. Pertamina menyiapkan sebanyak 160 tempat tidur dan 65 kamar isolasi bertekanan negatif untuk merawat pasien yang positif Covid-19. Fasilitas kesehatan yang disiapkan di RSPJ mengikuti standar yang ditetapkan WHO.

 

“Yang khusus untuk hadapi Covid-19 ini, rumah sakit ini dilengkap jumlahnya 90 ditambah 70, jadi 160 tempat tidur, dilengkapi dengan negatif pressure dan tata udara yang sesuai,” kata Fathema.

 

Pusat rehabilitasi juga disediakan di sini dengan setingkat Intensive Care Unit (ICU) dan Non ICU. Terdapat pula laboratorium diagnostik, radiologi serta ruang IGD serta fasilitas pendukung lainnya di RSPJ.

 

RSPJ ini juga dilengkapi dengan Command Center di mana 65 Rumah Sakit BUMN di seluruh Indonesia terkoneksi. Sehingga, masing-masing bisa mengetahui di mana rumah sakit yang kekurangan alat dan juga di mana yang masih tersedia kamar. Pusat komando ini akan memudahkan antisipasi pasien dan juga memastikan layanan prima untuk pasien.

 

Sumber: Kompas.comLiputan6.com

Foto: LIPUTAN6/Helmi Fithriansyah

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU