Jumat, 24 Mei 2024

Harga Naik, Pegadaian Dorong Masyarakat Beli Emas via Online

ads-custom-5

Jakarta, BUMNInfo | Di tengah pandemi Covid-19, PT Pegadaian (Persero) memberikan rekomendasi kepada masyarakat untuk memiliki emas melalui online. Hal ini dikarenakan tren harga emas yang terus meningkat secara global, sehingga masyarakat bisa memanfaatkan momentum ini. Masyarakat bisa memiliki komoditas itu melalui aplikasi Pegadaian Digital.

 

Sekretaris Perusahaan Pegadaian R. Swasono Amoeng Widodo menuturkan, tren kenaikan harga emas yang positif ini layak untuk dimanfaatkan masyarakat yang berencana melakukan investasi jangka panjang.

 

“Harga emas terus meningkat di tengah ketidakpastian ekonomi global dan dampak virus Covid-19 yang melanda di banyak negara. Emas menjadi salah satu alternatif investasi yang aman dan likuid serta mudah dijangkau oleh masyarakat,” kata Amoeng.

 

Pada Rabu (8/4) ini, harga emas cetakan UBS ukuran 0,5 gram menempati posisi Rp519.000, naik Rp21.000 dibandingkan harga per tanggal 30 Maret lalu. Untuk ukuran 1 gram, emas cetakan UBS menjadi Rp974.000, sementara untuk ukuran 2 gram, emas cetakan UBS dibanderol Rp1,926 juta. Lebih lanjut, harga emas ukuran 5 gram untuk cetakan UBS dibanderol Rp4,870 juta dan ukuran 10 gram seharga Rp9,740 juta.

 

Amoeng menambahkan, nasabah Pegadaian dan masyarakat luas bisa memanfaatkan layanan aplikasi Pegadaian Digital untuk transaksi komoditas ini. Pemanfaatan fasilitas ini diharap meningkatkan jumlah transaksi sekaligus mencegah masyarakat bertransaksi langsung di gerai demi memutus mata rantai penyebaran virus corona.

 

Melalui layanan online pada aplikasi Pegadaian Digital, masyarakat dapat melakukan pembukaan rekening, top up, gadai, cicil emas, serta transaksi Pegadaian Tabungan Emas.

 

“Nasabah dapat tetap bertransaksi di rumah aja tanpa harus datang ke outlet, bahkan nasabah juga dapat tetap berinvestasi melalui Tabungan Emas Pegadaian hanya dengan membeli 0,01 gram emas,” paparnya.

 

Layanan pembelian emas ini merupakan bentuk kontribusi Pegadaian untuk edukasi berinvestasi bagi masyarakat. Salah satu investasi yang menjanjikan dan likuid saat ini adalah emas. Tren positif harga emas diperkirakan akan terus berlanjut dipicu volatilitas yang tinggi di pasar keuangan di Tanah Air dan ketidakpastian ekonomi global.

 

Penguatan harga emas di pasar spot saat ini dipengaruhi oleh sentimen positif dari kebijakan stimulus bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve yang mengambil langkah-langkah mengejutkan di tengah pandemi corona. Kondisi ini membuat emas kembali berkilau, karena investor memilih untuk mengoleksi instrumen safe haven, salah satunya logam mulia.

 

Selain itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan lalu merosot ke level 3.000, imbas dari wabah Covid-19 yang memicu kepanikan pasar. Nilai tukar Rupiah juga sempat jatuh ke level 16.000 per dolar AS. Di tingkat global, merosotnya harga minyak dunia di kisaran 20 dolar AS per barel semakin menekan perekonomian dunia.

 

Sumber: SWA, Detik.comTirto.id

Foto: ANTARA/FB Anggoro

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU