Rabu, 19 Juni 2024

Pertamina Akan Realisasikan BBM Satu Harga di 83 Titik Tahun Ini

ads-custom-5

Jakarta, BUMNInfo | PT Pertamina (Persero) berencana melanjutkan perluasan program BBM Satu Harga selama 2020 ini. VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengungkapkan, bakal ada 83 titik yang ditargetkan untuk penerapan BBM Satu Harga tersebut.

Perluasan tersebut diharapankan dapat mendistribusikan BBM harga terjangkau dengan merata dan semakin banyak masyarakat yang bisa menikmatinya.

“Kami optimis dapat mencapai target tersebut pada tahun ini untuk memastikan ketersediaan energi (availability) hingga ke pelosok negeri dengan harga yang terjangkau (affordability),” ucap Fajriyah.

Fajriyah melanjutkan, pada 2019 lalu perseroan berhasil merealisasikan target BBM Satu Harga di 161 titik. Sementara untuk tahun ini, BBM Satu Harga akan diperluas ke 83 titik lainnya. Sebaran daerahnya yakni Sumatera sebanyak 13 titik, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur sebanyak 21 titik, Kalimantan sebanyak 13 titik, Sulawesi sebanyak 7 titik, Maluku 15 sebanyak titik dan Papua sebanyak 14 titik.

“Di awal 2020 ini kami sudah merealisasikan BBM Satu Harga di Kabupaten Sigi, Palolo, Sulawesi Tengah sambil paralel kami juga mempersiapkan untuk wilayah lainnya,” tuturnya.

Program BBM Satu Harga merupakan program yang bertujuan untuk meratakan harga BBM di seluruh Indonesia agar masyarakat yang tinggal di wilayah 3T bisa merasakan harga BBM sesuai ketentuan pemerintah.

Pertamina melalui program ini menunjuk lembaga penyalur resmi di wilayah terpencil tersebut agar bisa menyediakan BBM jenis premium dan solar dengan harga yang sesuai dengan aturan pemerintah atau sama dengan yang dinikmati oleh masyarakat di kota besar.

“Dengan harga BBM yang lebih terjangkau, hal ini kemudian berdampak pada harga-harga kebutuhan pokok lainnya sehingga dapat mendorong peningkatan perekonomian masyarakat setempat,” kata Fajriyah.

Papua disebut sebagai salah satu wilayah yang kini menikmati BBM premium dan solar dengan harga yang sama seperti di kota besar Indonesia lainnya.

“Sebelumnya di sejumlah wilayah di Papua, harga BBM bisa mencapai Rp 70.000-100.000 per liter,” pungkas Fajriyah.

 

Sumber: Kompas.comdetik.com

Foto: KATADATA/Ajeng Dinar Ulfiana

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU