Selasa, 16 Juli 2024

RNI Sudah Distribusikan 4,7 Juta Masker, Erick Thohir: April Produksi Lagi

ads-custom-5

Jakarta, BUMNInfo | Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan sebanyak 4,7 juta masker produksi PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI sudah didistribusikan ke publik. Masker tersebut kemudian disalurkan melalui PT Kimia Farma Tbk (Persero).

RNI rencananya bakal kembali memproduksi masker untuk memenuhi kebutuhan nasional. Tapi, Erick tak menyebutkan jumlahnya.

“Masker yang 4,7 juta (lembar) ini sudah kita distribusikan dan April ini akan buat lagi,” katanya.

Meski masyarakat telah diimbau untuk tidak membeli dan menggunakan masker medis, namun kebutuhannya tetap menjadi urgensi sampai saat ini. Makanya, Erick meminta seluruh produsen masker untuk terus memproduksi masker dalam jumlah yang besar. Sebab, masker-masker itu akan menjadi stok bagi tenaga medis. Erick kemudian mengatakan pemerintah sudah memberikan keringanan untuk bahan baku impor masker agar produsen mudah membuatnya.

Selain perusahaan BUMN, masker untuk keperluan medis saat ini juga tengah diproduksi oleh 30 perusahaan swasta. Sedangkan khusus untuk alat pelindung diri (APD), Erick menyatakan perusahaan pelat merah tidak ikut memproduksinya.

“APD dibuat oleh swasta. Ada perusahaan di Jawa Tengah dan Solo,” ucapnya.

Sebelumnya RNI bekerja sama dengan produsen masker lain di dalam negeri lain akan mengebut produksi 2 juta lembar masker karena kebutuhan yang tinggi di saat pandemi virus Corona ini.

“Jadi yang 2 juta itu semuanya oleh RNI tapi dia kerja sama dengan pabrikan lokal. Jadi RNI order supaya cepat,” kata Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga.

Arya berjanji, BUMN produsen alat kesehatan akan menyelesaikan produksi maskernya pada bulan ini juga. Penyediaan masker harus dikebut atas pertimbangan bahwa Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengumumumkan masa tanggap darurat corona diperpanjang hingga 29 Mei 2020 mendatang.

 

Sumber: KumparanTempo.co

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU