Selasa, 21 Mei 2024

Rumah Sakit BUMN Bersiap Diri Hadapi Gelombang Pasien Covid-19

ads-custom-5

Jakarta, BUMNInfo | Sebanyak 65 rumah sakit BUMN yang tersebar di seluruh Indonesia berbenah secara serius untuk menghadapi kemungkinan melonjaknya kebutuhan kamar dan pelayanan lain. Hal ini dilakukan seiring meningkatnya ancaman penyebaran virus SARS-CoV-2 yang menyebabkan penyakit Covid-19 di Indonesia.

Dalam kunjungannya ke RS Pertamina Jaya di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan bahwa semua rumah sakit BUMN siap melayani masyarakat yang terdampak virus Corona. Ia meyakinkan, RS BUMN telah dilengkapi fasilitas yang memadai untuk itu. Total 65 RS mampu menyiapkan sebanyak 155 tempat tidur dan 66 ruang observasi atau safe house.

Pengecekan ini sejatinya dilakukan untuk menyiapkan rumah sakit menghadapi penyakit lain, tak hanya karena virus Corona. Erick menegaskan, rumah sakit BUMN dituntut untuk siap melayani berbagai macam penyakit.

“Kita cek fasilitas RS BUMN di mana ada 65 RS nanti ada 221 fasilitas khusus kesehatan, karena apa yang dilakukan sekarang nanti ke depan ini juga bisa buat kanker,” tutur Erick.

Salah satu rumah sakit yang siap menampung gelombang pasien adalah jaringan RS yang dikelola PT Pertamina Bina Medika atau Pertamedika, anak perusahaan milik Pertamina. Ditandai dengan dijadikannya RS Pertamina Jaya (RSPJ) sebagai salah satu RS Khusus Penanganan Virus Corona.

Direktur SDM Pertamina Koeshartanto mengatakan, Pertamina siap mendukung pemerintah untuk mengelola kasus Covid-19, baik internal maupun eksternal, melalui jaringan bisnis yang dimilikinya.

“Seperti melalui RS milik Pertamina yang dikelola oleh anak usaha kami, yaitu Pertamedia IHC. Kmai siap mengerahkan aset yang kami kelola untuk penanganan ini,” jelasnya.

Direktur Utama Pertamedika IHC, dr. Fathema Djan Rachmat juga menambahkan bahwa seluruh lini layanan RSPJ dan seluruh RS milik BUMN, baik infrastruktur maupun sumber daya manusianya, telah siap bergerak di baris depan dalam penanganan wabah ini.

“Dokternya sudah siap, ada spesialis paru, spesialis penyakit dalam, spesialis tropik infeksi, dan tersebar di seluruh RS,” tutup Fathema.

Pertamedika mengklaim fasilitas kesehatannya siap melayani masyarakat yang membutuhkan tindakan medis secara optimal, baik untuk orang yang masih dalam pengawasan (ODP) maupun pasien dalam pengawasan (PDP) dengan tersedianya ruang bertekanan negatif di seluruh RS jaringannya.

Tak hanya RS jaringan Pertamedika, berbagai RS milik BUMN juga menyiapkan protokol penanganan virus Corona. Misalnya RS Pelni yang telah melengkapi layanannya dengan menyediakan enam ruang isolasi untuk menangani pasien dengan gejala terjangkit virus Corona. Pihaknya pun telah memperketat akses masuk RS dengan menghapus jam besuk selama dua pekan, hal ini untuk meminimalisasi penyebaran virus. RS Krakatau Medika milik PT Krakatau Steel dan RS Pelindo II juga telah menyiapkan empat ruang isolasi sejak awal Maret lalu.

Sumber: Liputan6.com, Bisnis.comPertamedika

Foto: ATHIKA RAHMA/Liputan6.com

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU