Jumat, 19 April 2024

BPUI Targetkan Beri Penjaminan Hingga Rp30 Triliun di Tahun 2021

ads-custom-5

Jakarta, BUMNInfo | PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) atau BPUI sebagai holding BUMN asuransi dan penjaminan mendapatkan penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp6 triliun. BPUI sudah menerima dana PMN pada 28 Desember 2020, yang kemudian akan diteruskan kepada dua anak usaha BPUI, yakni PT Jamkrindo (Persero) dan PT Askrindo (Persero) masing-masing Rp3 triliun.

Direktur Utama PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero) atau BPUI Robertus Bilitea mengatakan, bahwa proses penambahan modal kepada dua anak usaha BPUI masih menunggu persetujuan RUPS dari BPUI dan Kementerian BUMN.

“Jika persetujuan didapat dalam satu minggu hingga dua minggu ini maka dana akan dipindahbukukan ke rekening Askrindo dan Jamkrindo,” ujar Robert saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR di Gedung DPR, Jakarta, Senin (8/2/2021).

Askrindo dan Jamkrindo sebagai anak usaha, nantinya akan melaporkan secara berkala penggunaan dana PMN tersebut. BPU melakukan sejumlah SOP untuk memastikan kontrol terhadap penggunaan dana, mulai dari permohonan pencairan, pelaksanaan, hingga pelaporan.

“Kami tentu akan duduk bersama-sama dengan dua anak usaha untuk terus mengawasi dari waktu ke waktu dan didampingi BPKP secara resmi agar pengunaan dana dapat tepat sasaran,” lanjut Robert.

Suntikan PMN akan dapat memperkuat permodalan Aksrindo dan Jamkrindo yang tengah mendapat tugas menjadi penjamin kredit modal kerja dalam program pemulihan ekonomi nasional. Keduanya telah memberikan penjaminan kredit UMKM sebesar Rp18,4 triliun untuk 892 ribu debitur melalui 17 bank konvensional dan 12 bank syariah sejak Juli hingga Desember 2020.

Pelaku usaha mengajukan permohonan kredit ke bank, terhadap kredit yang diberikan bank. Jamkrindo dan Askrindo memberikan penjaminan kepada bank. Artinya risiko kredit bank tersebut ditopang oleh Jamkrindo dan Askrindo untuk memberikan confidence level bank agar berani menyalurkan kredit secara prudent. Untuk tahun 2021, Askrindo dan Jamkrindo menargetkan akan memberikan penjaminan sebesar Rp30,5 triliun dengan total jumlah debitur mencapai 1,8 juta debitur.

pmn (1)

 

Sumber: republika.cokoranbumn

Foto: Bahana

Infografis: Naufal/BUMN INFO

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU