Kamis, 18 April 2024

PT PAL Akan Garap 3 Kapal Selam Baru

ads-custom-5

Jakarta, BUMNInfo | PT PAL Indonesia (Persero) akan mengerjakan pembuatan salah satu kapal selam untuk kebutuhan alutsista Tanah Air. Dikabarkan ada tiga kapal selam yang akan dibuat Indonesia mulai tahun depan. Ketiga kapal selam tersebut masuk ke dalam master schedule batch 2 yang dibiayai oleh Penyertaan Modal Negara (PMN) 2021 sebesar Rp 1,3 triliun. Dari dana yang dialokasikan pada PMN tahun 2021 mendatang, pembangunan fasilitas bakal memakan biaya paling besar, yakni Rp 1,004 triliun atau porsi 78%. Rencananya bakal dibangun GRP shoppainting shopshiplift serta blasting shop.

 

Jika pengerjaan sesuai rencana, maka Indonesia akan memiliki delapan unit kapal selam dari target 12 kapal selam. CNBC Indonesia merangkum, masing-masing kapal selam belum memiliki nama spesifik seperti pendahulunya, misal KRI Nagapasa 403 maupun KRI Ardadedali 404. Nama awal saat ini hanya disebut Proyek Kapal Selam #4, Proyek Kapal Selam #5 dan Proyek Kapal Selam #6. Proyek Kapal Selam #4 bakal dibuat lebih awal, yakni sekitar September 2021 mendatang.

 

PT PAL akan membuat dua section atau bagian, sementara empat section lainnya merupakan penugasan yang diberikan pemerintah kepada perusahaan asal Korea Selatan Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering (DSME). Proyek ini ditargetkan selesai dalam waktu empat tahun atau 48 bulan atau pada September 2025. 

 

 

Kendati sudah tersiar kabar ini, Kepala Departemen Humas PT PAL Indonesia (Persero) Utario Esna Putra masih belum mau berbicara banyak. Ia masih menunggu arahan dari pemerintah pusat terkait projek tersebut. Ketika dana PMN sudah cair, baru langkah teknis bisa dilakukan oleh pembuat kapal selam.

 

“Kita nunggu resminya, kalau sudah diterima. Konsen kita bukan proses legislasinya. Itu kan proses di antara pemerintah dan DPR. Kita sebagai galangan, concern kita ketika itu sudah cair itu langsung dikejar pembangunan fasilitas tambahan tadi. Concern kita kan di situ,” kata Utario dilansir dari CNBC Indonesia, Kamis (5/11/2020).

 

PT PAL bakal mendominasi pembuatan section proyek ini dibanding DSME Korsel. Pada Proyek Kapal Selam #5, Indonesia bakal membangun empat section sementara dua section lain dibangun di DSME Korsel. Proyek bakal dimulai pada April 2022 mendatang dan selesai Juli 2026. Sementara Proyek Kapal Selam #6 bakal dimulai pada medio November 2022 dan selesai April 2027. Indonesia akan berperan dalam membuat keseluruhan section. Utario menyebut keseluruhan bagian kapal selam bisa dibuat jika fasilitas di dalam negeri sudah memadai.

 

“Intinya fasilitas belum (semua) dibangun. Uangnya juga belum (cair). Makanya kita lihat efektifnya kapan. Semua tergantung kondisi juga. Kita harap semoga makin banyak porsi yang dikerjakan di dalam negeri. Karena ketika dikerjakan dalam negeri, bukan hanya PT PAL tapi di belakang PT PAL ada industri-industri pendukung yang nggak mungkin akan mengerjakan bagian itu kalau nggak dikerjakan di sini,” pungkas Utario.

 

Sumber: CNBC IndonesiaAceh News

Foto: SETPRES/AGUS SUPARTO

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU