Minggu, 21 April 2024

Airnav Luncurkan Informasi Aeronautika dan Peta Penerbangan Digital

ads-custom-5

Jakarta, BUMNInfo | Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan (LPPNPI) atau lebih dikenal sebagai AirNav Indonesia, meluncurkan aplikasi bernama Airnav Electronic Aeronautical Chart (Nav-Earth) pada Kamis (6/8/2020).

 

Direktur Utama AirNav Indonesia M. Pramintohadi Sukarno mengatakan, aplikasi ini sebagai salah satu bagian skenario global air navigation yang semakin canggih. Nav-Earth merupakan sebuah aplikasi peta penerbangan digital secara real time guna meningkatkan keselamatan dan efisiensi penerbangan.

 

“Dengan demikian, hadirnya aplikasi Nav-Earth ini diharapkan akan mempermudah pihak eksternal dalam mengakses peta penerbangan dan informasi aeronautika yang terintegrasi dengan NOTAM (Notice to Airmen), ASHTAM (Volcanic Ash), dan meteorologi penerbangan secara real time dan akurat,” ujar Pramintohadi dalam keterangan tertulis.

 

Lanjutnya, sebelum Nav-Earth dikembangkan, informasi peta penerbangan diberikan secara hardcopy. Begitu pula dengan informasi terkait cuaca penerbangan, NOTAM, dan ASHTAM diberikan kepada operator secara terpisah, sehingga tidak dapat teraplikasi pada peta cetak. Kehadiran aplikasi ini secara langsung dapat meningkatkan keselamatan dan efisiensi navigasi penerbangan di Indonesia. Adapun aplikasi NAV-EARTH dapat diakses di https://pia.airnavindonesia.co.id/navearth/

 

“Dengan hadirnya aplikasi Nav-Earth ini, maka operator akan mendapatkan informasi penerbangan dalam satu wadah yang dinamakan “One Stop Shop Service”,” ungkapnya.

 

Mneurut Pramintohadi, peluncuran aplikasi Nav-Earth juga merupakan salah satu upaya AirNav Indonesia dalam mengimplementasikan User Preferred Route (UPR), metode manajemen ruang udara dengan konsep free-route airspace yang menghasilkan rute alternatif.

 

Rute ini memberikan keleluasaan bagi maskapai untuk menentukan rutenya sendiri yang paling efisien dengan mempertimbangkan arah dan kecepatan angin, potensi turbulensi, suhu udara, serta jenis dan kinerja pesawat udara. Sehingga, dapat meningkatkan efisiensi penerbangan lintas udara (overfly) yang melintasi ruang udara Indonesia.

 

Ke depannya, Nav-Earth juga akan dikembangkan untuk dapat menyediakan layanan Drone Management System, sehingga operator drone dapat mengajukan perijinan, rekomendasi, dan validasi operasi drone secara mudah dan efisien.

 

Sumber: Indonesia InsideAntaranews

Foto: KOMPAS.COM

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU