Kamis, 23 Mei 2024

Pandemi Covid-19 Ubah Target Bisnis dan Belanja Modal ASDP Indonesia Ferry

ads-custom-5

Jakarta, BUMNInfo | Akibat pandemi Covid-19, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) lakukan revisi target kinerja untuk tahun ini. Ini dikarenakan berkurangnya pergerakan penumpang selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Dilansir dari Kontan.co.id, Sekretaris Perusahaan ASDP Shelvy Arifin mengemukakan bahwa penumpang yang menggunakan jasa ferry di 35 pelabuhan yang dikelola perusahaan awalnya ditargetkan sebanyak 52,6 juta.

 

“Dikarenakan adanya kebijakan PSBB akibat pandemi Covid-19 maka dilakukan revisi RKAP 2020 untuk estimasi pergerakan penumpang ditargetkan sebanyak 41,9 juta orang pada tahun ini,” ungkap Shelvy, Kamis (6/8/2020).

 

Target yang baru ditetapkan itu turun sebesar 14,48% dibandingkan realisasi tahun lalu yang mencapai 49 juta, Maka dari itu, ASDP juga telah merevisi target kinerja keuangannya tahun ini. Pada pos pendapatan, ASDP membidik capaian pendapatan sebesar Rp 2,54 triliun. Sementara, laba bersih perusahaan ditargetkan mencapai Rp 35 miliar hingga tutup tahun nanti. Padahal di awal tahun, Perseroan menetapkan target pendapatan sevesar Rp 3,8 triliun dan laba bersih sebesar Rp 323 miliar.

 

Bahkan, Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi memprediksi bahwa bisa saja perusahaan tak mencetak laba sama sekali pada tahun ini dan mengalami kerugian yang bisa ditaksir mencapai Rp 478 miliar. Perhitungan itu didapat setelah perusahaan pelayaran pelat merah itu mengkaji dampak pandemi Covid-19 yang diperkirakan akan terus berlangsung hingga Desember nanti ditambah dengan penambahan masa pemulihan selama tiga bulan.

 

Tak hanya kinerja, ASDP juga akan menghemat anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) dengan memangkasnya tahun ini. Pada awal tahun, perusahaan menyiapkan anggaran sebesar Rp 1,6 triliun. Namun, kini perseroan hanya mematok capex sebesar Rp 1,1 triliun saja.

 

“Dikarenakan kondisi pandemi Covid-19, kami juga dilakukan revisi RKAP 2020 dimana capex menjadi sebesar Rp 1,1 triliun yang mana anggaran terbesar akan dipakai untuk penambahan armada,” lanjut Shelvy.

 

Capex tersebut sejatinya akan dijadikan modal untuk pengembangan perusahaan dalam lima tahun dengan rincian pembelanjaan 54 kapal dengan kebutuhan dana Rp 1,8 triliun. Namun, untuk tahun ini ASDP akan membangun satu unit kapal dan pembelian dua unit saja tahun ini.

 

ASDP juga memiliki masterplan dalam revitalisasi pelabuhan yang akan dilakukan di sejumlah daerah, antara lain Ketapang, Gilimanuk, Kayangan, Padangbai dan Lembar. Juga, digitalisasi yang sudah dilakukan di empat pelabuhan utama yaitu Merak, Bakauheni, Ketapang, dan Gilimanuk yang rampung dalam kurun waktu 1,5 tahun.

 

Pengoptimalan e-ticketing itu didukung pula oleh sinergisitas ASDP bersama PT Telkom Indonesia (Persero) dalam meluncurkan aplikasi layanan pembelian tiket ferry berbasis online Ferizy. Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi mengatakan, pembuatan aplikasi dan kerja samanya dengan Telkom ini menjadi salah satu milestone perusahaan pada tahun ini. Pasalnya, Ferizy adalah salah satu transformasi digitalisasi yang dilakukan ASDP sebagai wujud peningkatan layanan BUMN untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat.

 

Dengan menggunakan Ferizy, masyarakat tak perlu repot tunuk mengunjungi offline counter, terlebih di masa pandemi Covid-19 yang membatasi pergerakan masyarakat. Pengguna layanan bisa membeli tiket via online melalui ponsel mulai H-60 hingga maksimal lima jam sebelum keberangkatan.

 

Sejauh ini, rata-rata transaksi di empat pelabuhan pada hari biasa (weekday) sebanyak 20.000 transaksi per hari, sedangkan pada akhir pekan (weekend) sebanyak 21.000 transaksi per hari. Selain melalui Ferizy, pengguna jasa kini dapat membeli tiket ferry di seluruh gerai Alfamart sebagai mitra resmi penjualan tiket ASDP dengan biaya admin, mulai dari Rp 1.000 sampai dengan Rp 5.000 disesuaikan dengan jumlah nominal per transaksi.

 

Sumber: Kontan.co.idRepublika

Foto: Istimewa

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU