Selasa, 27 Februari 2024

Pos Indonesia Bantu Pelayanan Pajak Kendaraan Melalui Pos Giro Mobile

ads-custom-5

Bandung, BUMNInfo | PT Pos Indonesia (Persero) menjalin kerja sama dengan Badan Pembina Samsat untuk membantu mengirim stiker registrasi pengesahan tahunan Surat Tanda Kendaraan Bermotor dan tanda bukti pelunasan kewajiban pembayaran.

Selain itu, kerja sama antara Pos Indonesia dan Badan Pembina Samsat — yang terdiri dari Kepala Korp Lalu Lintas, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri dan Direktus Utama PT Jasa Raharja juga mencakup pemanfaatan channeling produk Pos Giro Mobile dan layanan Pospay untuk menampung transaksi Samsat Online Nasional (Samolnas) pajak kendaraan bermotor, serta pemanfaatan Posmail untuk pemberitahuan pajak kendaraan kepada para wajib pajak, pemberitahuan pajak kendaraan bermotor yang menunggak, serta potensi pemanfaatan e-Materai untuk bukti pelunasan atau pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Kerja sama ini disahkan melalui Nota Kesepahaman yang ditandatangani antara Korlantas, Jasa Raharja, Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri RI. dan Pos Indonesia.

Direktur Komersial PT Pos Indonesia Charles Sitorus mengungkapkan perusahaan siap dalam menjalankan tugas ini, dibantu oleh 11 kantor regional yang melayani lebih dari 70% kecamatan regional.

“Jaringan kami siap. Dengan keberadaan 70% itu, kami siap sekali,” tegas Charles selepas acara penandatangan nota kesepahaman, Rabu (16/10/2019).

Tidak hanya itu, Pos Indonesia juga melakukan kerja sama yang dituangkan perjanjian nota kesepahaman dengan PT Value Stream Indonesia sebagai vendor aplikasi Samolnas tentang penerimaan setoran pajak kendaraan bermotor melalui aplikasi Pos Giro Mobile dan layanan Pospay.

Charles mengungkapkan kerja sama ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor melalui aplikasi Pos Giro Mobile dan datang ke Kantor Pos terdekat.

Adapun, layanan pengiriman dokumen terkait dengan pajak kendaraan bermotor ini akan dimulai dalam kurun waktu tiga bulan ke depan. Namun, dia menuturkan Pos Indonesia sudah sepakat untuk mempercepat implementasinya.

Tentunya, Pos Indonesia dan Korlantas harus melakukan sosialisasi terkait dengan layanan baru tersebut. Adapun, lama waktu pengiriman dibatasi tidak lebih dari satu bulan. Jika masyarakat ingin pengiriman yang lebih cepat, Pos Indonesia akan menyediakan layanan khusus dengan tarif khusus.

Untuk memastikan faktor keamanan, Charles menuturkan pihaknya telah membicarakan penawaran asuransi pengiriman karena dokumen yang dikirimkan merupakan dokumen negara bersifat penting.

“Sinergi ini diharapkan dapat mengurangi jumlah penunggak pajak kendaraan bermotor,” ujar Charles.

Direktur Registrasi dan Identifikasi Korlantas Polri Halim Pagarra pihaknya juga berharap kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor bisa naik hingga 100% dengan sistem baru ini karena masyarakat tidak perlu ribet lagi.

“Kami juga masih melakukan penagihan pajak kendaraan secara door to door kepada masyarakat. Yang punya mobil mewah kita datangi,” tegas Halim.

Tahun ini, dia mengakui adanya penurunan pembayaran pajak PNBP kepada Polri dan kepada Pemda. Oleh karena itu, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi kepatuhan membayar pajak dan penegakan hukum oleh Korlantas dengan memeriksa pajak kendaraan dan SIM.  

Sumber : bandung.bisnis.com

Foto : Bisnis.com

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU