Kamis, 11 Juli 2024

Pertamina Siap Berinvestasi Rp 455 Triliun untuk Mengurangi Emisi Karbon

ads-custom-5

Jakarta, BUMN Info l Melalui Subholding Power New & Renewable Energy Pertamina (PNRE), PT Pertamina (Persero) akan menyiapkan investasi sebesar US$ 30 miliar setara Rp 455 triliun (asumsi kurs Rp 15.180 per US$). Investasi ini bertujuan untuk mengurangi emisi karbon hingga tahun 2060. Investasi itu berkenaan dengan pengembangan pembangkit listrik energi baru terbarukan (EBT).

Dannif Danusaputro selaku Direktur Utama PNRE mengungkapkan bahwa pihaknya akan menargetkan investasi pada sektor pembangkitan listrik berbasis EBT dalam mendukung komitmen pemerintah dalam mencapai Net Zero Emission (NZE) di tahun 2060 mencapai Rp 455 triliun.

Target perusahaan dari investasi ini kan menyumbang hingga 15% pada ektor pembangkit listrik dengan EBT di Indonesia. Dannif mengatakan hal itu akan menyumbang hasil listrik dari EBT mencapai 60 Giga Watt (GW).

“Target pembangkitan renewable energy seperti di pembangkitan, target kita bisa partisipasi 15% kita akan mempunyai target 2060, 60 Giga Watt (GW),” ungkap Dannif.

Pada bisnis karbon pihaknya akan menargetkan hingga 20 juta pelunasan karbon atau carbon offset menurut Dannif. Lalu Dannif menambahkan bahwa perusahaan akan berinvestasi pula pada sektor kendaraan listrik (electric vehicle/EV) pada baterainya yang ditargetkan investasi hingga US$ 5 miliar atau Rp 75 triliun.

Carbon business kita ciptakan 20 juta carbon offset dan kita juga dari sisi EV battery kita punya target US$ 3 billion hingga US$ 5 billion,” bebernya.

Dannif juga menekankan bahwa arget tersebut merupakan target yang dicapai dalam jangka panjang sehingga membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk mencapainya.

Source: CNBC

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU