Jumat, 24 Mei 2024

Perum Damri Akan Layani Angkutan Penumpang di Bandara Toraja

ads-custom-5

Jakarta, BUMNInfo | Perusahaan Umum (Perum) Damri menggagas kerja sama dengan pihak Bandara Toraja. Kerja sama ini untuk layanan angkutan penumpang Bandara Toraja, baik antar ataupun jemput. Kepala Bandara Toraja Rasidin menjelaskan, guna merealisasikan kerja sama tersebut, General Manager Damri Sulsel Arif Hermanto telah melakukan survei di lokasi bandara.

Arif Hermanto datang didampingi Komisaris PT Barata Indonesia yang juga putra asli Toraja Yervis Pakan. Mereka juga bertemu Pjs Bupati Tana Toraja Asri Sahrun Said dan Pjs Bupati Toraja Utara Amson Padolo di rumah jabatan Bupati Tana Toraja, pekan lalu.

“Kerja sama ini untuk mempermudah dan melancarkan penumpang Bandara Toraja, ya semoga semua rencana kita berjalan dengan lancar,” kata Rasidin di Makale, Senin (26/10/2020).

Sementara itu, Pjs Bupati Tana Toraja Asri Sahrun Said mengatakan, Pemkab Tana Toraja dan Toraja Utara menyambut dengan baik kerja sama ini.

“Kita juga sudah sampaikan surat permohonan ke Perum Damri, selanjutnya menunggu izin trayek dari Dishub Sulses,” ujar Asri.

Asri menambahkan, jika tak ada aral melintang Damri akan menghadirkan dua unit bus. Masing-masing bus tipe Toyota HI-Ace untuk penumpang umum dan tipe minibus Mercedes untuk penumpang VVIP.

“Jadi nanti lokasi antar jemputnya untuk Tana Toraja di Makale dan Toraja Utara di Rantepao,” katanya

Untuk diketahui juga saat ini sudah ada dua maskapai penerbangan yang beroperasi di Bandara Toraja. Masing-masing maskapai Wings Air gunakan pesawat jenis ATR 72-600 dan anak perusahaan Garuda Indonesia yakni Citilink menggunakan pesawat ATR-72. Dari gabungan dua pesawat ini penerbangan di Bandara Toraja sudah full dalam sepekan.

 

Sebelumnya, Damri juga bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk menyediakan armada yang handal, modern dan berbasis teknologi mutakhir. Layanan ini nantinya sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat dan memperluas jaringan transportasi Damri khususnya di wilayah Sulawesi Selatan dan upaya optimalisasi potensi pariwisata Geopark Maros Pangkep yang tergabung dalam jaringan geopark global UNESCO.

 

Sumber: SindonewsTribunnews

Foto: Istimewa

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU