Senin, 20 Mei 2024

BNI Kuasai 12,51% Pangsa Pasar Kredit Sindikasi Indonesia

ads-custom-5

Jak arta, BUMNInfo | PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menjadi jawara dalam jajaran lembaga keuangan penyedia sindikasi di Indonesia atau mandated lead arranger (MLA). Berdasarkan data dari Bloomberg Global Syndicated Loans League Tables untuk kategori Indonesian Borrower Loans, hingga 31 Juli 2020, BNI telah menguasai 12,51% market share di Indonesia dengan mengantongi volume transaksi kredit sindikasi senilai US$733,36 juta.

 

Direktur Bisnis Korporasi BNI Benny Yoslim mengatakan, dalam lima tahun terakhir perseroan mencatat telah memperoleh peringkat pertama sebagai MLA sebanyak tiga kali. Pada 2016, BNI memperoleh penghargaan sebagai Syndicated Loan House Of The Year In Indonesia yang diberikan oleh Asia Pacific Loan Market Association (APLMA).

 

Prestasi BNI sebagai MLA peringkat pertama tersebut menunjukkan konsistensi perseroan dalam penyaluran kredit berskala besar atau dalam bentuk pembiayaan sindikasi. Hal tersebut berdampak terhadap reputasi BNI dalam meningkatkan kepercayaan nasabah maupun banking partners, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

 

“Peringkat teratas ini juga menjadikan BNI sebagai referensi dalam pemberian kredit dengan jumlah besar dan menjadi pilihan utama dan prioritas sebagai pemberi jasa sindikasi yang memiliki akses luas ke berbagai investor maupun korporasi di Indonesia maupun luar negeri melalui kantor-kantor cabang luar negeri (global syndication),” ungkap Benny dalam siaran pers, Rabu (5/8/2020).

 

Meski dalam kondisi pandemi Covid-19, BNI dengan reputasinya tetap berinisiasi menjadi pemimpin dalam penyediaan fasilitas kredit sindikasi, yang diharapkan dapat meningkatkan perolehan fee based income (FBI) sebagai salah satu target utama yang dicapai untuk menunjang kinerja keuangan.

 

Sampai akhir Desember 2020, BNI memiliki pipeline kredit sindikasi yang fokus pada sektor perindustrian, konstruksi, telekomunikasi dan infrastruktur.

 

Sumbr: AntaranewsBisnis.com

Foto: Istimewa

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU