Rabu, 21 Februari 2024

Hutama Karya Garap Proyek Peremajaan Gedung Jampidsus Senilai Rp318 Miliar

ads-custom-5

Jakarta, BUMN Info – PT Hutama Karya (Persero) atau Hutama Karya meraih dua kontrak baru untuk Pembangunan Gedung Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) senilai Rp318 miliar. Selain itu juga pekerjaan konstruksi rancang dan bangun budidaya udang terintegrasi (Integrated Shrimp Farming) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) senilai Rp7,11 triliun.

EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Tjahjo Purnomo mengatakan, dalam proyek peremajaan gedung ini perusahaan menggarap pekerjaan struktur, arsitektur, MEP (Mechanical, Electrical and Plumbing) dan lansekap yang dikerjakan selama 240 hari kalender.

“Bangunan nantinya akan berbentuk lingkaran asimetris dan desainnya menyerupai sobekan pedang yang merupakan lambang dari Jampidsus itu sendiri,” ujar Tjahjo dalam keterangannya di Jakarta, seperti dikutip pada Kamis (1/2/2024).

Dalam pengerjaan proyek ini, tim lapangan Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) karya ini akan memaksimalkan pekerjaan agar memenuhi standar fungsionalitas. Bangunan kantor tersebut dipastikan akan memiliki penampilan yang lebih modern serta penyelesaian sesuai target pada September 2024 mendatang

“Diraihnya kontrak pembangunan ini, akan menambah dan mempertegas portofolio Hutama Karya dalam membangun proyek gedung di wilayah Jakarta,” jelas Tjahjo.

Sementara itu, proyek konstruksi rancang dan bangun budidaya udang terintegrasi akan dibangun di atas lahan seluas 2.085 hektare (ha) di Desa Palakahembi, Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Proyek ini digarap melalui kerja sama operasi (KSO) dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk. Atau Adhi Karya, Hutama Karya dan PT Minarta Dutahutama (KSO Adhi-HK-Minarta) dan dikerjakan selama 1095 hari kalender.

“Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan produksi udang melalui budidaya yang terintegrasi dalam satu kawasan pengelolaan sekaligus menegaskan komitmen Hutama Karya untuk berkontribusi dalam mendukung pengembangan praktik akuakultur secara berkelanjutan,” kata Tjahjo.

Menurut Tjahjo, Hutama Karya mengerjakan jaringan pipa, kolam budidaya, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), fasilitas kawasan dan pengadaan peralatan pendukung. Penandatanganan kontrak pekerjaan konstruksi Rancang dan Bangun Budidaya Udang Terintegrasi, dilaksanakan pada Jumat (26/1/2024) di Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta Pusat dan dihadiri oleh Plh. Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Direktur Pembenihan, Nono Hartanto bersama para jajaran KKP, Direktur Utama Hutama Karya, Budi Harto, Direktur Operasi I Hutama Karya, Agung Fajarwanto serta beberapa pihak terkait.

Sedangkan untuk proyek pembangunan gedung Jampidsus, kontrak ditandatangani oleh EVP Divisi Gedung Hutama Karya, Nyoman Endi bersama Pejabat Pembuat Komitmen Kejaksaan Agung, Reinhard Theo S. Manurung serta disaksikan oleh Direktur Operasi II, Gunadi dan Kepala Biro Umum Kejaksaan Agung, Yudi Indra Gunawan di Gedung Utama Kejaksaan Agung RI, Jakarta Selatan pada hari yang sama.

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU