Kamis, 23 Mei 2024

Senegal Kembali Beli Pesawat CN-235 Buatan PTDI

ads-custom-5

Jakarta, BUMNInfo | PT Dirgantara Indonesia (Persero) atau PTDI kembali menerima pesanan dari Pemerintah Senegal atas pembelian Pesawat CN-235 untuk keperluan maritime patrol aircraft. Sebelumnya, mereka juga telah membeli dua pesawat dengan model yang sama.

 

Penandatanganan kesepakatan pembelian tersebut telah dilakukan di Dakar oleh Perwakilan PTDI dan perusahaan AD Trade dari Belgia mewakili Pemerintah Senegal sebagai penyandang dana kredit.

 

Pada awal Maret 2020, Menteri Plan Senegal Emergence Dr. Cheikh Kante bersama Duta Besar Indonesia untuk Senegal, Mansyur Pangeran dan para staf telah melakukan kunjungan kerja ke PTDI di Bandung guna menyaksikan secara langsung proses pekerjaan tahap akhir pembuatan pesawat CN-235 yang dipesan, dan kunjungan ke PT Pindad (Persero) guna menyaksikan berbagai produk peralatan persenjataan yang dibuat oleh Pindad.

 

Menteri Cheikh Kante menyatakan sangat senang dan kagum melihat perkembangan pembuatan pesawat CN-235 pesanan Senegal tersebut yang saat kunjungan itu telah mencapai progres lebih dari 80%.

 

“Saya berharap pesawat tersebut sudah dapat dikirim ke Senegal antara bulan Agustus – September 2020,” ungkapnya dalam keterangan tulisnya.

 

Menteri Cheikh Kante juga menyatakan guna meningkatkan dan memperkuat angkatan udara dan sistem pertahanannya, Senegal kemungkinan akan melakukan repeat order Pesawat CN-235 untuk seri maritime patrol aircraft segera setelah pesawat pesanan ketiga tersebut diserahkan.

 

Pemerintah setempat juga akan mempertimbangkan untuk membeli beberapa peralatan persenjataan produksi Pindad seperti panser anoa dan komodo yang telah banyak digunakan di sejumlah negara Afika dalam misi-misi penjaga perdamaian di bawah kordinasi United Nations Peacekeeping Operations seperti di Republic Democratic Congo, Republic Central Africa dan Sudan.

 

Selain itu, Menteri Cheikh Kante juga turut menyampaikan rasa kagumnya terhadap kemampuan Indonesia dalam pembuatan pesawat terbang dan pembuatan berbagai peralatan persenjataan berat dan ringan dengan berteknologi tinggi.  

 

Diakuinya bahwa Indonesia saat ini sudah tidak lagi bisa dilihat sebagai negara berkembang, tetapi sudah berubah menjadi sebuah negara maju di Asia. Peningkatan pembangunan yang pesat dan kemajuan teknologi tinggi tersebut telah membuat Indonesia sejajar dengan negara-negara maju lainnya di dunia.

 

“Sangatlan tepat bila Senegal menjadikan Indonesia sebagai role model bagi peningkatan kerjasama kedua negara khususnya dalam bidang pembangunan infrastruktur, industri yang nantinya diharapkan dapat melahirkan transfer teknologi dari Indonesia ke Senegal,”pungkasnya.

 

Sumber: Warta EkonomiAntaranews

Foto: ANTARA/Raisan Al Farisi

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU