Sabtu, 22 Juni 2024

KAI Berlakukan Pembatasan Kapasitas Penumpang 50 Persen

ads-custom-5

Bandung, BUMNInfo | PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 2 Bandung dan Daop 3 Cirebon, Jawa Barat membatasi kapasitas penumpang kereta api dengan mekanisme hanya 50 persen dari jumlah tempat duduk yang ada. Hal ini dilakukan dalam upaya physical distancing untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona atau Covid-19.

 

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI), Daerah Operasi 2 Bandung, Noxy Citrea mengatakan, pemberlakuan kebijakan tersebut dimulai pada hari ini (2/4) untuk kereta menengah dan jarak jauh.

 

“Mulai hari ini, Kamis, 2 April 2020, PT KAI Daop 2 menerapkan pembatasan kapasitas penumpang untuk KA menengah dan KA jarak jauh menjadi hanya 50 persen dari kapasitas tempat duduk secara keseluruhan,” kata Noxy.

 

Noxy mengungkapkan pihaknya telah mereduksi okupansi kereta Argo Parahyangan dan Argo Cheribon.

 

“Sebagai contoh, untuk Kereta Argo Parahyangan, kapasitas angkut penumpang dalam satu rangkaian KA normalnya sebanyak 570 tempat duduk. Namun mulai hari ini, kapasitas angkutnya dibatasi menjadi hanya 285 tempat duduk per rangkaian,” tuturnya.

 

Untuk menekan jumlah penumpang akibat pembatasan kapasitas tersebut, PT KAI juga memberikan keringanan dalam bentuk pengembalian biaya bagi penumpang kereta yang ingin membatalkan tiket untuk perjalanannya. Pembatalan tersebut bisa dilakukan lewat aplikasi KAI Access paling lambat 3 jam sebelum jadwal keberangkatan, maupun di stasiun terdekat dengan pembatalan paling lambat 30 menit sebelum jam keberangkatan.

 

“Pembatalan tiket atas keinginan calon penumpang, untuk KA yang masih jalan atau beroperasi, calon penumpang bisa membatalkan tiket 100 persen,” kata Noxy.

 

PT KAI juga memberikan pengembalian 100 persen, atau bea penuh tiket kereta untuk kereta yang dibatalkan perjalanannya. Keputusan mengurangi okupansi kereta tersebut, menyusul keputusan PT KAI Daerah Operasi 2 Bandung untuk mengurangi perjalanan kereta sepanjang April 2020.

  

“PT KAI Daop II kembali melakukan pengurangan perjalanan kereta api. Total ada 37 perjalanan baik itu kereta lokal maupun kereta jarak jauh pada periode 1 April sampai dengan 30 April 2020,” lanjut Noxy.

 

Kendati dibatasi, terdapat 5 rute kereta api yang masih beroperasi di Daop 2 Bandung. Rute tersebut adalah Kereta Argo Parahyangan ke arah Jakarta, Kereta Api Harina ke arah Surabaya Pasar Turi, Kereta Api Ciremai ke arah Semarang Tawang, Kereta Api Kahuripan, Kereta Api Serayu Pagi dan Serayu Malam. Sementara di Daop 3 Cirebon, masih ada kereta api Argo Cheribon yang masih berjalan sesuai jadwal.

 

Sumber: AntaranewsBisnis.com

Foto: PT KAI

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU