Rabu, 17 April 2024

PLN EPI Gandeng Adhi Guna Putera Mengembangkan Usaha Infrastruktur Gas

ads-custom-5

Jakarta, BUMN Info – PT PLN Energi Primer Indonesia (EPI) melalui anak usahanya PT PLN Energi Gas melakukan kerja sama dengan PT Adhi Guna Putera dan PT Titan Transport Indonesia dalam pengembangan usaha infrastruktur gas.

Direktur Utama PLN EPI Iwan Agung Firstantara menjelaskan, PLN terus melakukan transformasi dan penguatan lini bisnis secara menyeluruh. Peningkatan infrastruktur gas dinilai memegang peranan penting dalam upaya penyediaan listrik yang andal bagi masyarakat.

“PLN terus mengupayakan terjaganya pasokan listrik yang andal guna mendorong pertumbuhan ekonomi secara nasional. Kolaborasi yang terus kami kembangkan juga merupakan implementasi dari 4 pilar PLN dan mendukung incorporated yang semakin kuat antar-PLN grup,” kata Iwan, di Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan, PT PLN (Persero) melalui Subholding PLN EPI terus memperkuat kehandalan sistem kelistrikan nasional melalui pengamanan pasokan bahan bakar pembangkit listrik. Hal ini sekaligus menjadi langkah strategis PLN EPI dalam mendukung penggunaan gas sebagai energi yang ramah lingkungan selama transisi energi.

Komitmen ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara PT PLN Energi Gas dengan PT Adhi Guna Putera dan PT Titan Transport Indonesia meliputi kerja sama pengembangan usaha infrastruktur gas.

Iwan melanjutkan, penguatan rantai pasok bahan bakar untuk pembangkit listrik terus dilakukan PLN Group dalam beberapa tahun terakhir. Selain memastikan ketersediaan infrastruktur, PLN EPI juga terus mengembangkan integrasi sistem digital rantai pasok.

Iwan menambahkan kerja sama pengembangan usaha infrastruktur gas antara para pihak bakal kian menguatkan sistem rantai pasok gas untuk pembangkit secara end to end.

“Kami menyambut baik sinergi yang terjalin pada hari ini. PLN EPI berkomitmen untuk terus mendorong penyediaan energi listrik yang handal dan mumpuni untuk masyarakat dengan menjaga tingkat pasokan bahan bakar pembangkit,” ujar Iwan.

Iwan menjelaskan, kerja sama ini meliputi sejumlah hal penting antara lain penyediaan infrastruktur gas, persiapan rantai pasok end to end mulai dari pasokan gas, infrastruktur, pelabuhan pengisian, transportasi, kesiapan fasilitas penerimaan pembongkaran dan kesiapan pembangkit untuk menyediakan gas.

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU