Sabtu, 13 Juli 2024

KSO Berakhir, Tak Ada Keuntungan dari PT Semen Kupang

ads-custom-5

Kerja sama operasional (KSO) antara PT Sarana Agra Gemilang (SAG) dan PT Semen Kupang telah berakhir 2021 ini setelah berjalan sejak 2009. Tidak ada pemasukan untuk daerah selama kerja sama itu.

Ketua Komisi III DPRD NTT, Hugo Rehi Kelembu, saat dihubungi pada Sabtu (8/1/2022) menyebutkan, selain tidak ada pemasukan, lahan yang digunakan juga melebihi tetapan dan menjadi temuan BPK. Ia menyesalkan hal ini.

“Kita sudah berkali-kali ingatkan tentang berakhirnya kerja sama itu. PT SAG itu berakhir KSO-nya pada 2021,” tukasnya.

Pihaknya sendiri menginginkan renegosiasi yang menguntungkan karena selama ini belum ada kontribusi berarti dari PT Semen Kupang dari tanah atau aset yang disertakan untuk keberlangsungan pabrik itu.

Lahan yang digunakan juga diketahui di luar dari ketetapan tanpa sepengetahuan pemerintah dan sempat dilakukan pengukuran ulang sesuai dengan temuan dari BPK juga mengingatkan pemda untuk dibuatkan perda penyertaan modal untuk lahan yang sudah dikasih sebelumnya. “Itu tidak ada tindak lanjutnya,” kata dia.

Untuk itu diperkirakan pada Februari 2022 mendatang akan dilaksanakan rapat kembali dengan . Selama ini, kata dia, dorongan dari DPRD sudah maksimal dan pihaknya bertemu dengan Kementerian BUMN.

“Tidak ada. Memang begitu sudah. Tidak untung, rugi ‘kan katanya. Apa yang mau dibagi toh katanya rugi dari dahulu kala,” tukas Hugo.

Selama KSO itu, PT SAG melaporkan teknologi yang digunakan telah ketinggalan zaman. Upaya untuk meningkatkan kapasitas itu pun belum ada laporan lengkapnya yang diterima oleh DPRD Provinsi NTT.

Ia menduga semua kerugian ini karena Pemda NTT adalah pemegang saham minoritas sehingga untuk bersuara dalam rapat pemegang saham pun tak bisa berdampak banyak. Rencana-rencana besar dari KSO ini, menurut dia, banyak tidak terealisasi.

“Sampai saat ini tidak realisasinya,” ungkap dia.

Ia menilai kuncinya saat ini adalah Pemerintah NTT untuk bersikap setelah NTT dirugikan dari penggunaan lahan di luar kesepakatan dan tidak adanya pemasukan hingga saat ini.

Sementara di lokasi pabrik PT. Semen Kupang pada Sabtu itu tidak tampaknya aktivitas yang dilakukan. Hanya terdapat dua mobil dengan plat nomor DH 1775 BC dan DH 1294 AI di lokasi yang dijaga beberapa Satpam di situ.

Source : Victory News

Dok : Bisnis.com

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU