Kamis, 29 Februari 2024

PLN Batam Bangun PLTU Biomassa Tanjung Sauh

ads-custom-5

Jakarta, BUMNINfO | Anak usaha PT PLN (Persero) yakni PT PLN Batam menggandeng perusahaan lokal asal Batam, Panbil Grup untuk membangun PLTU Biomassa dengan kapasitas 2×100 MW di Tanjung Sauh, Batam. Dirut PT PLN Batam, Budi Pangestu  mengatakan, bahwa saat ini sistem kelistrikan Batam-Bintan mempunyai cadangan 18%. Rencana pengelolaan PLTU Biomassa 2×100 MW di Tanjung Sauh, Batam dapat memperkuat cadangan daya Batam-Bintan hingga mencapai 30%.

“Rencana ini membuat kita lega karena bisa mengoptimalkan penyediaan  pasokan energi listrik di Kepulauan Riau. Hal ini bisa menjadi salah satu langkah yang menambah keandalan sistem kelistrikan Batam-Bintan. Kami akan memberikan yang terbaik karena langkah ini bagian dari memberikan alternatif penyediaan energi terbarukan yang manfaatnya cukup besar bagi masyarakat luas,” ujar Budi melalui siaran persnya, Minggu (07/03/2021).

President Director Panbil Group Johanes Kenedy juga mengatakan, bahwa pengembangan biomassa ini sebagai sumber energi pembangkit listrik yang berperan sebagai penyeimbang sumber produksi energi listrik yang sudah ada. Sejalan dengan arah Pemerintah untuk go green, biomassa yang dimaksud disini adalah tandan kelapa sawit yang tidak dipakai, sisa produksi kayu, dan batang jagung untuk campuran biomassa. Dengan pengembangan sumber energi biomassa ini kepada pengusaha menengah kebawah, diharapkan dapat menyuplai bahan baku biomassa sehingga pertumbuhan ekonomi lebih merata.

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengapresiasi dan menyambut baik penandatanganan MoU antara PLN Batam dan Panbil Group. Ia menilai, biomassa akan menjadi solusi yang penting untuk membantu suplai energi di samping minyak dan gas bumi. Ansar mengatakan bahwa kondisi saat ini dalam persoalan listrik masih menjadi perhatian serius oleh Pemerintah karena masih ada beberapa daerah yang belum secara maksimal menerima asupan listrik dengan cukup.

“Sebagai bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Kepri terhadap pengembangan pembangkit energi baru terbarukan (EBT), Pemerintah akan mendukung sepenuhnya terkait perizinannya,” ungkap Ansar.

 

Sumber: republika.co

Foto: Geograph, Pembangkit biomassa (ilustrasi)

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU