Jumat, 24 Mei 2024

Erick Thohir Rombak Susunan Direksi PT PLN

ads-custom-5

Jakarta, BUMNInfo | Menteri BUMN Erick Thohir merombak jajaran direksi PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN, dan memperkenalkan jajaran barunya ke pubik. Tak hanya itu, berdasarkan surat yang beredar, Erick juga mengubah beberapa nomenklatur jabatan direksi PLN.

 

Juru Bicara Kementerian BUMN, Arya Sinulingga, membenarkan adanya perombakan jajaran direksi PLN. Menurutnya, perombakan ini merupakan hasil evaluasi dari pihaknya dan masukan dari Direktur Utama serta Wakil Direktur Utama PLN.

 

“Benar ada penyegaran di PLN. Jadi setelah kita tetapkan Dirut dan Wadirut kemarin, kemudian kita lihat evaluasi yang terjadi dan minta masukan dari Pak Dirut, maka dilakukan perubahan di organisasi. Supaya lebih fokus dan penyegaran di orang-orangnya juga,” tutur Arya.

 

Nomenklatur yang diubah oleh Kementerian BUMN dirinci sebagai berikut: Direktur Pengadaan Strategis 1 diubah menjadi Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan, Direktur Pengadaan Strategis 2 diubah menjadi Direktur Energy Primer, Direktur Human Capital Management menjadi Direktur Human Capital dan Management, Direktur Bisnis Regional Sumatera menjadi Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan, Direktur Bisnis Regional Sulawesi dan Kalimantan menjadi Direktur Bisnis Regional Sulawesi Maluku Papua dan Nusa Tenggara, serta Direktur Bisnis Regional Maluku Papua dan Nusa Tenggara menjadi Direktur Mega Project.

 

Setelah menetapkan nomenklatur baru, Erick juga mendebutkan jajaran baru tersebut. Syofvi Felienty Rukman semula Direktur Perencanaan Korporat menjadi Direktur Human Capital dan Management, Wiluyo Kusdwiharto semula Direktur Bisnis Regional Sumatera menjadi Direktur Bisnis Regional Sumatera Kalimantan, Syamsul Huda semula Direktur Bisnis Regional Sulawesi dan Kalimantan menjadi Direktur Bisnis Regional Sulawesi Maluku Papua dan Nusa Tenggara.

 

Kemudian 4 orang baru diangkat menjadi direktur, antara lain:

 

  1. Muhammad Ikbal Nur sebagai Direktur Perencanaan Korporat

 

  1. Bob Sahril menjadi Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan

 

  1. Rudy Hendra Prastowo sebagai Direktur Energy Primer

 

  1. M Ikhsan Asaad sebagai Direktur Mega Project

 

 

Melalui surat keputusannya, Erick juga memberhentikan 4 nama dari jajaran direksi PLN, yaitu:

 

  1. Sripeni Inten Cahyani dari jabatannya sebagai Direktur Pengadaan Strategis 1

 

  1. Djoko Rahardjo Abu Manan dari jabatannya sebagai Direktur Pengadaan Strategis 2

 

  1. Muhammad Ali dari jabatannya sebagai Direktur Human Capital Management

 

  1. Ahmad Rofiq dari jabatannya sebagai Direktur Bisnis Regional Maluku Papua dan Nusa Tenggara

 

Kementerian menegaskan, direksi baru yang diangkat tersebut dilarang merangkap jabatan. Dengan demikian, apabila yang bersangkutan masih memiliki jabatan pada posisi lain, maka harus mengundurkan diri atau diberhentikan dari jabatan sebelumnya.

 

Erick memberikan kuasa kepada Direksi PLN dengan hak substitusi untuk menyatakan keputusan RUPS tersebut di hadapan notaris dan pejabat berwenang.

 

Sumber: KumparanCNN Indonesia

Foto: Kementerian BUMN

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU