Jumat, 19 April 2024

Transformasi Digital PGN Hadapi Era Disrupsi

ads-custom-5

Jakarta, BUMNInfo | Seiring dengan perluasan utilisasi gas bumi, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai anggota subholding gas PT Pertamina (Persero), menerapkan program Sapta PGN. Hal ini dimaksudkan untuk memperkuat kinerja operasional dan melayani kebutuhan gas bumi secara terintegrasi.

 

Menyikapi tantangan-tantangan pengelolaan bisnis gas bumi di era digital, PGN turut melakukan transformasi digital. Yakni dengan mengembangkan aplikasi digital untuk mendukung kegiatan operasional dan pencapaian visi misi perusahaan.Untuk itu, PGN melakukan transformasi digital dengan mengembangkan aplikasi untuk mendukung kegiatan operasional di tengah tantangan pengelolaan bisnis gas bumi saat ini.

 

Direktur Komersial PGN Faris Aziz mengungkapkan, pihaknya menggunakan model 4C yakni ChangeCompetitorCompany, dan Customer yang bisa mendukung kinerja bisnis PGN. Namun, dalam penerapan model 4C, PGN fokus pada change value yang relevan dengan transformasi digital. Selain itu, PGN memiliki Integrated Control System (ICS) yang mendukung operasional perusahaan. Dalam hal ini, ICS difokuskan pada operasional terkait dengan pelayanan gas bumi untuk seluruh pelanggan.

 

“Pelayanan harus memberikan kepuasan bagi pelanggan, seiring dengan mindset pelanggan sudah berubah dalam penggunaan gas bumi. Adanya perubahan pola penggunaan gas oleh pelanggan, mengharuskan PGN melakukan penyesuaian untuk meningkatkan kepuasan pelanggan,” kata Faris dalam keterangan resminya, Jumat (23/10/2020).

 

ICS memungkinkan perusahaan melakukan otomatisasi dan digitalisasi sistem yang dapat mempersingkat waktu dan melakukan efisiensi biaya operasional. Data yang didapatkan ICS berasal dari aplikasi-aplikasi digital yang terhubung dengan pelanggan seperti PGN Mobile, E-NOL, dan sales force.

 

PGN Mobile adalah suatu aplikasi yang berbasis mobile, tersedia di Google Play dan App Store. Ini menjadi kemudahan bagi pelanggan gas PGN untuk mendapatkan informasi tentang tagihan, pemakaian gas, dan digunakan PGN untuk melakukan edukasi kegiatan promosi. Dengan PGN Mobile, pelanggan bisa mengakses informasi tentang tagihan bulanan, informasi pemakaian gas secara real time, dan detail pemakaian gas dilihat dari jam, harian, dan bulanan.

 

“PGN Mobile menjadi kemudahan bagi pelanggan gas PGN untuk mendapatkan informasi tentang tagihan, pemakaian gas, dan digunakan PGN untuk melakukan edukasi kegiatan promosi. Saat ini sekitar 25.943 pelanggan sudah menggunakan PGN Mobile,” ungkap Faris.

 

Sementara Online GAS Agreement Management milik PGN bernama E-NOL merupakan aplikasi untuk memproses persetujuan berlangganan gas atau amendemen pelanggan gas. Dengan adanya E-NOL dapat mempercepat waktu pemrosesan, meminimalkan terjadinya human error, memudahkan dalam menelusuri dokumen, dan lebih ramah lingkungan karena paperless. Sedangkan sales force digunakan untuk mencatat dan memonitor aktivitas penjualan secara online dan terintegrasi.

 

Direktur Teknologi dan Infrastruktur PGN Redy Ferryanto menambahkan, selain aplikasi-aplikasi di atas, PGN juga memiliki aplikasi digital untuk mendukung aspek operasional dan teknikal di perusahaan yaitu SCADA. Aplikasi SCADA berfungsi untuk melakukan monitor penyaluran gas bumi dan akuisisi data dari setiap stasiun gas bumi yang ada di seluruh Indonesia secara real time.

 

Dari SCADA juga bisa dilakukan proses maupun control dalam mengendalikan tekanan gas bumi dan pengendalian aliran gas. Redy menjelaskan SCADA berguna pada sisi keamanan karena bisa digunakan dalam penanganan ketika terjadi emergency shutdown valve dan gangguan teknis lainnya.

 

PGN juga memiliki aplikasi SIPGAS (Sistem Informasi Penyaluran Gas) atau gas management system yang berisi data-data seperti volume, temperatur, nilai kalori, komposisi, tekanan gas, dan sebagainya untuk memudahkan Tim Teknis PGN dalam memonitor pergerakan gas bumi dan infrastruktur penunjangnya. Terakhir, ada DIGIO (Digital Infrastrukture Geophical Information System) yang membantu PGN dalam pemetaan infrastruktur gas bumi.

 

“Kita bisa melihat pipa transmisi dan distribusi, sehingga sangat membantu dalam melakukan monitoring dan kegiatan operation and maintenance infrastruktur gas,” kata Redy.

 

Bagi PGN, transformasi digital sangat penting untuk keberlanjutan bisnsi perusahaan ke depannya. Mengingat aspek penguasaan teknologi menjadi salah satu pondasi utama untuk keberhasilan pemanfaatan gas bumi di seluruh sektor.

 

BUMNINFO/Naufal Anjani
BUMNINFO/Naufal Anjani

Sumber: Medcom.idWarta Ekonomi

Foto: dok. PGN

Infografis: BUMNINFO/Naufal Anjani

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU