Rabu, 12 Juni 2024

Brantas Abipraya Optimistis Tol Cisumdawu Selesai Akhir 2021

ads-custom-5

Jakarta, BUMNInfo | PT Brantas Abipraya (Persero) melalui anak perusahaannya Abipraya Toll, turut membangun Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan atau Cisumdawu. Hal ini dilakukan Abipraya sebagai komitmen dalam meningkatkan perekonomian negara lewat infrastruktur. Perseroan konstruksi tersebut optimistis dapat tuntaskan pengerjaan jalan tol yang dibangun dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) ini pada akhir tahun depan.

 

“Meski di tengah pandemi Covid-19, tetap kami kebut kerjakan. Tentunya dengan mengutamakan mutu, kualitas dan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Protokol kesehatan kami terapkan dengan ketat agar progres pengerjaan juga tidak terhambat oleh wabah ini. Kami kawal terus agar tuntas akhir 2021,” ujar General Manager Abipraya Toll Herman Dwi Haryanto.

 

Menurut Herman, jalan Tol Cisumdawu sepanjang 61,72 km ini terbagi dalam enam seksi yaitu Seksi 1 yaitu Cileunyi-Rancakalong (11,45 KM), Seksi 2 Rancakalong-Sumedang (17,05 KM). Kedua Seksi ini dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebagai bagian dari Viability Gap Fund. Hal ini dilakukan untuk menaikkan kelayakan investasi jalan tol tersebut.

 

Sementara untuk Seksi 3 Sumedang-Cimalaka (4,05 KM), Seksi 4 Cimalaka-Legok (8,20 KM), Seksi 5 Legok-Ujungjaya (14,90 KM) dan Seksi 6 Ujungjaya-Dawuan (6,07 KM) dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BPJU) dan PT Citra Karya Jabat Tol (PT CKJT).

 

Pada Seksi 3 hingga 6, Abipraya mengantongi 24% kepemilikan saham di joint venture tersebut, dan turut menggarap konstruksi jalan Tol Cisumdawu untuk Seksi 5B dan Seksi 6B yang nantinya akan dikerjakan oleh Divisi Operasi 3 Brantas Abipraya. Penuntasannya pun ditargetkan dapat beroperasi penuh di tahun 2021 dengan estimasi dilewati volume kendaraan harian sebanyak 21.118 kendaraan.

 

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuldjono ikut merespons bahwa proyek ini sempat terkendala pembebasan lahan dan kini satu per satu masalah tersebut bisa dituntaskan. Basuki pun memberikan apresiasi pada semua pihak yang telah bekerja keras melakukan percepatan dalam penyelesaian jalan tol yang menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) ini.

 

Jalan tol yang digadang-gadang sebagai jalan tol terindah di Indonesia dari sisi kontur dan visual ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah tengah dan utara Jawa Barat sehingga dapat memangkas biaya logistik. Tak hanya itu, adanya Tol Cisumdawu ini nantinya dapat mempersingkat waktu tempuh dari Bandung menuju Bandar Udara Internasional Jawa Barat di Kertajati, Majalengka menjadi 1 jam dari yang semula dibutuhkan waktu tempuh 3,5 jam.

 

Hadir pula Direktur Operasi 1 Brantas Abipraya, Catur Prabowo dalam kunjungan Menteri PUPR di proyek Tol Cisumdawu (7/9). Beliau pun mengatakan nantinya pengendara yang melintasi jalan tol ini akan merasakan pengalaman yang menyenangkan, karena dapat menikmati hamparan sawah yang menawan. Apalagi rutenya juga melewati perbukitan dan tiga gunung vulkanik yaitu Tamponas, Manglayang dan Patuha.

 

Sumber: Bisnis.comCNBC Indonesia

Foto: ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU