Rabu, 17 April 2024

Jadi Pengendali Vale, Ini Keuntungan Buat BUMN

ads-custom-5

Jakarta, BUMN Info – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memberikan kabar terbaru terkait kesepakatan divestasi antara MIND ID dengan PT Vale Indonesia Tbk. (INCO).

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengungkapkan, setelah divestasi terlaksana, BUMN akan mendapatkan keuntungan karena memiliki hak untuk menentukan sosok-sosok yang mengisi posisi direksi. Hal yang berbeda jika BUMN belum menjadi pemegang saham mayoritas yang hanya mendapatkan jatah kursi komisaris.

“Bulan Desember ketika nanti kita mayoritas, maka ada berapa direksi, kalau dulu kan komisaris, karena kita mayoritas maka ada berapa direksi yang memang itu yang menentukan dari Kementerian BUMN,” ujarnya di Jakarta, Rabu (21/2).

Namun, Arya belum dapat mengungkapkan berapa direksi yang ditempatkan. “Yang pasti, kata Arya, BUMN bisa menempatkan direksi yang vital. Soal siapa-siapa itu nanti, biar selesai dulu,” ungkapnya.

Sebelumnya, Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mengungkapkan, negosiasi divestasi saham Vale Indonesia Tbk sebesar 14% akan disepakati Senin depan.

“Sorry ini agak terlambat, saya janji kan pekan ini, ternyata mundur ke hari Senin sore, tapi sudah tuntas lah,” katanya saat ditemui di Kawasan Ancol, Jakarta Utara, Senin (19/2).

“(Tanda tangan) Framework agreement untuk share placement dari MIND ID ke Vale,” pungkasnya.

Setelah aksi korporasi tersebut rampung, pemerintah melalui MIND ID akan memiliki 34% saham Vale Indonesia.

Sebelumnya Menteri ESDM Arifin Tasrif membeberkan nilai akuisisi saham disepakati di bawah harga saham Vale saat ini atau sekitar Rp 3.000/lembar saham. “Di bawah itu (harga saham Vale) intinya Rp 3.000-an lebih sedikit,” ujar Arifin di Kantor Ditjen Migas Jakarta, dikutip Selasa (20/2/2024).

Arifin menyebut harga tersebut sudah mencakup diskon dari harga pasar. Ia pun mengungkapkan bahwa finalisasi divestasi saham Vale akan segera diumumkan dalam waktu beberapa hari ke depan. “Kita berharap dalam beberapa hari ini (diteken). Kita tunggu kan beberapa hari ini mudah-mudahan hari Senin bisa rampung, tim nya lagi kerja. Sabar,” ujarnya.

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU