Rabu, 21 Februari 2024

Ada Peran Pelindo di Balik Impor Beras 2 Juta Ton Bulog

ads-custom-5

Jakarta, BUMN Info – PT Pelindo Multi Terminal atau SPMT akan turut berperan menangani bongkar muat kargo milik Perum Bulog di seluruh Indonesia, termasuk kegiatan impor beras pada 2024. Direktur Operasi SPMT Arif Rusman Yulianto mengatakan, tanggung jawab ini diemban setelah adanya penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara induk SPMT, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, dan Bulog terkait layanan kegiatan jasa bongkar muat tersebut. Dia menuturkan, SPMT akan menangani bongkar muat sebanyak 2 juta ton kuota impor beras pada 2024. Arif mengatakan, saat ini SPMT juga telah menangani bongkar muat beras Bulog pada beberapa pelabuhan diantaranya Tanjung Emas, Tanjung Wangi, Balikpapan, Lhokseumawe, Malahayati, Makassar, Belawan, Dumai dan Jamrud. Selain itu, SPMT juga melayani bongkar muat beras Bulog di Pelabuhan Tanjung Priok dan Kijing melalui entitas anaknya, PT Pelabuhan Tanjung Priok.

“Kami sudah mulai di Surabaya kemarin, kemudian ada juga di Jakarta, Makassar, Semarang, dan di Kijing Pontianak. Kargo-kargo Bulog itu nanti kami yang melakukan bongkar muat,” kata Arif dalam media gathering di Surabaya, Selasa (6/2/2024). Arif melanjutkan, SPMT juga telah berkoordinasi dengan Bulog terkait kapasitas pelabuhan di bawah layanan perusahaan. Hal tersebut dilakukan untuk menentukan alokasi muatan atau kargo ke masing-masing pelabuhan.

Arif melanjutkan, koordinasi tersebut juga diperlukan untuk menentukan jenis kapal yang dapat masuk ke suatu pelabuhan. Dia menuturkan, hal ini akan memudahkan SPMT dalam mengelola alur kapal dan barang yang masuk sehingga juga dapat mempercepat proses bongkar muat. Selain kapasitas pelabuhan dan alokasi kargo, permasalahan lain yang tengah dibenahi oleh SPMT dan Bulog adalah penyelarasan waktu operasional gudang. Arif mengatakan, saat ini gudang-gudang Bulog memiliki jam operasional yang terbatas. Di sisi lain, kegiatan bongkat muat yang dilakukan oleh SPMT berlangsung setiap saat alias 24 jam 7 hari. Kemudian, SPMT dan Bulog juga sedang berupaya mengatasi keterbatasan armada truk untuk kegiatan pengangkutan barang dari pelabuhan ke gudang. Dia menuturkan, pihaknya seringkali harus menunggu adanya truk pengangkut sebelum melakukan kegiatan bongkar muat. Meaki demikian, Arif mengatakan, pihaknya dan Bulog berkomitmen untuk merampungkan seluruh kendala operasional tersebut.

“Setelah Pemilu rencananya kami akan bikin joint planning. Nantinya isu-isu yang sudah kita sebutkan akan dibuat SLA-nya [Service Level Agreement],” pungkas Arif.

Sebelumnya, Perum Bulog dan induk usaha SPMT, Pelindo, telah sepakat untuk meningkatkan layanan kegiatan jasa bongkar muat komoditas pangan impor dan bongkar muat movement melalui penandatanganan nota kesepahaman 27 Desember 2023. Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi mengharapkan, kerja sama ini dapat diimplementasikan dengan baik. Dengan begitu, kegiatan penerimaan beras impor baik proses persiapan kedatangan kapal, berthing, sandar maupun bongkar, serta percepatan pengiriman dari pelabuhan ke gudang Bulog, mau pun untuk memperlancar kegiatan movement antar pelabuhan dapat berjalan dengan baik dan lancar. “Kami harap [kerja sama ini] dapat mempermudah kelancaran distribusi, pemerataan stok, dan ketersediaan pasokan untuk pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP), serta stabilisasi dan keterjangkauan harga pangan dalam rangka pengendalian inflasi pangan secara nasional,” kata Bayu.

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU