Selasa, 27 Februari 2024

65 Persen Dana Pensiun di BUMN Bermasalah, Erick Thohir Bakal Lakukan Investigasi Audit Pekan Depan

ads-custom-5

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan, pihaknya akan menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam upaya investigasi audit perusahaan plat merah yang melakukan pengelolaan dana pensiun (dapen).

Dia mengatakan, berdasarkan catatannya sebanyak 65 persen dana pensiun di perusahaan BUMN bermasalah, hanya 35 persen saja yang sehat.

“Berdasarkan data saya, 35 persen dana pensiun di perusahaan BUMN sehat, 65 persen lainnya ada masalah. Saya mau bersih-bersih,” kata Erick Thohir di Kementerian BUMN, Senin (2/1/2023).

Mantan Presiden Inter Milan itu menambahkan, selain mengawasi kinerja perusahaan BUMN di bidang asuransi dan dana pensiun seperti Asabri dan Jiwasraya, pengelolaan dana pensiun di perusahaan plat merah juga perlu diawasi.

“Jangan (hanya) Asabri dan Jiwasraya saja (yang dilakukam bersih-bersih),” lanjutnya. Erick mengungkapkan, mayoritas dana pensiun di banyak BUMN, banyak yang “sakit”. Untuk itu, selagi masih ada waktu, Erick terus mendorong upaya bersih-bersih di perusahaan-perusahaan plat merah.

Dia juga mengatakan, aksi bersih-bersih itu akan mulai dilakukan pekan depan, dengan menggandeng KPK. Erick berencana mempertemukan Ketua KPK Firli Bahuri dengan para petinggi perusahaan BUMN untuk menginvestasi audit. “Minggu depan saya bersama Ketua KPK akan bertemu dengan seluruh BUMN untuk bicara. Hati-hati, karena kita akan investigasi audit,” tambahnya.

 

Source : Kompas.com

Dokumentasi : Republika

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU