Rabu, 5 Juni 2024

DEKLARASI WONDERFUL INDONESIA 2030: Kemenparekraf Berkomitmen Kembangankan Pariwisata Demi Capai SDGs 2030

ads-custom-5

Jakarta, BUMN Info – Menjelang pelantikan pemerintahan baru di bulan Oktober 2024 dan
dengan semakin dekatnya tahun 2030, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
(Kemenparekraf) periode 2019-2024 bersama seluruh stakeholders pariwisata Indonesia
bertekad untuk meninggalkan warisan berupa komitmen pengembangan pariwisata yang
selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2030.

Komitmen ini diwujudkan melalui Sesi Deklarasi Pariwisata bertajuk “Wonderful Indonesia
2030” yang diadakan pada 15 Mei 2024 dalam acara pemasaran, Jakarta Marketing Week
2024, di Grand Atrium Kota Kasablanka Jakarta. Pada kesempatan ini, tujuan Deklarasi
Pariwisata sendiri adalah untuk memberikan masukan awal dan usulan kepada
Pemerintahan di periode 2024 — 2029, dengan harapan dapat meningkatkan inisiatif yang telah ada dan mendukung komitmen global untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) di tahun 2030.

Deklarasi Pariwisata ini diserahkan langsung kepada Bapak Sandiaga Uno selaku Menteri
Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada pagelaran Jakarta Marketing Week 2024 yang
diselenggarakan oleh MCorp.

“Kita sudah mencanangkan bahwa sustainability dan quality tourism adalah masa depan
pariwisata kita. kita tidak hanya menghitung jumlah turis yang datang, tetapi juga kualitas dan aspek keberlanjutannya. Jakarta Marketing Week merupakan platform untuk deklarasi Wonderful Indonesia Impact yang menjadi peta jalan kita ke 2030, dimana kita akan menetapkan pengurangan emisi karbon di sektor pariwisata sampai dengan 50%,” buka Sandiaga Uno (Rabu, 15 Mei 2024).

Seluruh pemangku kepentingan industri pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia yang
berkumpul untuk berkomitmen dalam mengelola sektor pariwisata Indonesia dengan fokus pada inovasi, adaptasi, dan kolaborasi antar-stakeholders secara inklusif untuk mendukung SDGs 2030. Hal ini juga ditujukkan untuk menerapkan praktik pariwisata berkualitas sebagai media edukasi bagi wisatawan agar melakukan perjalanan yang bertanggung jawab terhadap destinasi. Selain itu, pemanfaatan sektor pariwisata untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku industri dan masyarakat lokal serta mengelola sumber daya lingkungan dengan mempertimbangkan dampak jangka panjang.

Dra. Dessy Ruhati M.M.Par., Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kementerian Pariwisata &
Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata & Ekonomi Kreatif, I Wayan Winawan, Founder &
Chairman of Ekosistem Director of Tourism and Creative Economy IMA, serta AB Sudewo,
Ketua Bidang Promosi GIPI turut hadir dalam sesi Interactive Mini Talkshow untuk
membahas langkah strategis dan inisiatif para pelaku industri dalam mengimplementasikan deklarasi sebagai aksi nyata pengembangan pariwisata yang peduli terhadap SDGs 2030.

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU