Minggu, 21 Juli 2024

3 Faktor Kesuksesan Rights Issue Bank Tabungan Negara

ads-custom-5

Jakarta, BUMNInfo | PT Bank Tabungan Negara (Persero) atau BBTN mendapat keberhasilan dalam menuntaskan agenda penerbitan saham baru dengan skema hak memesan efek terlebih dulu (HMETD). Keberhasilan ini terlihat dari hasil rights issue BBTN yang mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 1,6 kali menunjukkan tingginya minat investor terhadap bank BUMN ini.

Dikutip dari CNBC Indonesia, analis MNC Sekuritas Tirta Widi Gilang Citradi menyampaikan jika ada tiga faktor penting di balik tercapainya target Rp4,13 triliun dari aksi korporasi BBTN.

Pertama adalah dukungan pemerintah selaku pemegang saham pengendali yang ditunjukkan dengan exercise seluruh rights sejak hari pertama pelaksanaan. Menurut Tirta, penyertaan modal negara (PMN) senilai Rp2,48 triliun mampu meyakinkan investor publik untuk ikut melaksanakan haknya. Bahkan sejumlah investor institusi, seperti dana pensiun, meminta tambahan saham dalam jumlah besar di hari terakhir.

Kedua, strategi penetapan harga yang memberikan kesempatan investor untuk mengambil kesempatan. Dengan harga pelaksanaan (exercise price) Rp1.200 dan pergerakan harga saham BBTN yang stabil di atas Rp1.300, investor termotivasi untuk menebus rights sehingga BBTN meraup sekitar Rp1,65 triliun dari investor non pengendali.

Faktor terakhir adalah fondasi yang kokoh dan kinerja yang membaik. Dari hal ini, investor melihat adanya perubahan BBTN menuju arah yang lebih baik. Menurut Tirta, manajemen BBTN lebih fokus pada pertumbuhan berkualitas dan menciptakan inovasi produk yang relevan dengan bisnis inti, yakni pembiayaan rumah tapak.

Seperti diketahui dari sisi fundamental, BBTN berhasil menekan NPL dan telah mengeluarkan kredit macet senilai Rp1 triliun dari neraca. Dana pihak ketiga (DPK) pun membaik dengan lonjakan porsi dana murah (CASA) dibanding deposito.

Adapun konsistensi dalam meningkatkan DPK berbiaya murah juga berdampak positif ke rasio intermediasi (loan to deposit ratio/LDR) yang kini berada di bawah level 100%. DPK BBTN meningkat karena digitalisasi melalui mobile banking apps.

 

Sumber: cnbcindonesia.com

Dok: btn.co.id

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU