Rabu, 19 Juni 2024

Bagaimana Manfaat Kendaraan Listrik Bagi Bisnis BUMN Perkebunan?

ads-custom-5

Jakarta, BUMN Info l Enam unit sepeda motor listrik mulai digunakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor perkebunan PT Perkebunan Nusantara V, sebagai bagian dari kendaraan operasionalnya pada awal 2023. Enam kendaraan mulai difungsikan sebagai kendaraan operasional di Kantor Direksi PTPN V, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. 

“Alhamdulillah. Itu adalah bentuk nyata kami dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk memperluas penggunaan kendaraan listrik.,” kata Chief Executive Officer (CEO) PTPN V, Jatmiko Santosa dalam keterangannya pada Senin (2/1/2023)

Dengan dimulainya penggunaan enam sepeda motor listrik ini, PTPN V menjadi anak perusahaan Holding Perkebunan Nusantara III Persero pertama yang memanfaatkan kendaraan non emisi tersebut. Kehadiran enam sepeda motor buatan anak bangsa ini juga merupakan langkah awal dalam memanfaatkan kendaraan listrik lebih luas di PTPN V.

Bagaimana Manfaat Kendaraan Listrik Ini?

Menurut CEO PTPN V, pemanfaatan kendaraan listrik sebagai bagian dari kendaraan operasional itu selaras dengan arahan Holding Perkebunan Nusantara III Persero. Pemanfaatan kendaraan listrik tersebut dinilai sejalan dengan program dekarbonisasi yang masif dilakukan perusahaan sejak 2019 silam. Diantaranya adalah upaya menekan emisi gas rumah kaca melalui pembangunan instalasi pembangkit tenaga biogas yang kini terpasang dan beroperasi di lima pabrik kelapa sawit PTPN V.

Upaya ini akan menjadikan PTPN V sebagai perusahaan perkebunan milik negara terbesar yang mengelola pembangkit biogas se lingkungan Holding Perkebunan Nusantara dengan memanfaatkan gas metana dari limbah cair kelapa sawit atau palm oil mill effluent (POME). Langkah yang ditempuh ini sejalan dengan program strategis nasional (PSN) tentang dekarbonisasi PTPN Grup serta selaras dengan komitmen Indonesia dalam melaksanakan dekarbonisasi menuju Indonesia Net Zero Emissions pada 2060 mendatang.

Sekilas Tentang PTPN V dan Bisnisnya

PT Perkebunan Nusantara V atau biasa disingkat menjadi PTPN V, adalah anak usaha PTPN III yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit dan karet. PTPN V berkantor pusat di PekanbaruRiau. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1996 sebagai hasil penggabungan aset-aset milik PTP IIPTP IV, dan PTP V yang terletak di Riau.

Pada tahun 2014, Pemerintah Indonesia resmi menyerahkan mayoritas saham perusahaan ini ke PTPN III, sebagai bagian dari upaya untuk membentuk holding BUMN di bidang perkebunan. Hingga bulan November 2019, PTPN V memiliki kebun sawit dengan total luas mencapai 78.340,09 hektar dan kebun karet dengan total luas mencapai 8.184 hektar. Untuk mengolah komoditi kelapa sawit, PTPN V memiliki 12 Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dengan total kapasitas terpasang mencapai 570 ton Tandan Buah Segar (TBS) per jam, dengan hasil olahan berupa minyak sawit dan inti sawit. Untuk mengolah inti sawit lebih lanjut, PTPN V juga memiliki 1 Pabrik Palm Kernel Oil dengan kapasitas terpasang sebesar 400 ton inti sawit/hari, dengan hasil olahan berupa Palm Kernel Oil (PKO) dan Palm Kernel Meal (PKM).

 

Sumber: infopublik, wikipedia

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU