Jumat, 1 Maret 2024

Naik Hampir 90%, ASDP Indonesia Ferry Raup Laba Bersih Rp533 Miliar hingga Oktober 2022

ads-custom-5

Jakarta, BUMNInfo | Terhitung hingga Oktober 2022, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp533 miliar. Pencapaian ini naik hampir 90 persen dari target yang telah ditetapkan.

“Alhamdulillah secara konsolidasi sudah mencapai Rp533 miliar labanya. Dan ini growth cukup signifikan hampir 90 persen dari target,” ujar Direktur Keuangan, Teknologi Informasi, dan Manajemen Risiko ASDP Djunia Satriawan dalam Media Gathering di Restoran Kembang Goela, Jakarta Pusat, Rabu (14/12).

Dari sisi asset holding, ASDP juga mencatatkan rekor yang cukup baik dengan pertumbuhan hampir 22 persen dibandingkan tahun 2021 dan total aset sebesar Rp9,96 triliun pada Oktober 2022.

“Kalau dari sisi aset kita hampir mendekati Rp10 triliun, jadi Rp 9.96 triliun, naik 22 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” tambah Djunia Satriawan.

Sementara dari sisi pendapatan, ASDP menerima Rp3.5 triliun pada Oktober 2022 yang meningkat 25 persen dari tahun sebelumnya. Dengan kinerja tersebut, Djunia optimistis laba PT ASDP bisa mencapai Rp559 miliar pada 2022. Kemudian, jumlah penumpang ASDP Indonesia Ferry juga diperkirakan akan meningkat pada masa liburan Natal 2022 dan periode Tahun Baru 2023 (Nataru).

Prediksi Libur Nataru

Menghadapi libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru), ASDP Indonesia Ferry juga telah bersiap menghadapi lonjakan penumpang. Perseroan memproyeksikan pergerakan penumpang selama periode Nataru mencapai 2,68 juta penumpang. 

Dari 12 perlintasan, pergerakan terbanyak pada Nataru kali ini berada di Pelabuhan Merak untuk lintasan Merak-Bakauheni mencapai 811.353 penumpang. Diikuti Pelabuhan Ketapang dengan lintasan Ketapang – Gilimanuk sebanyak 731.970 penumpang. 

Selanjutnya, Pelabuhan Bakauheni dengan lintasan Bakauheni – Merak sebanyak 653.336 orang. Lalu, Pelabuhan Kayangan untuk lintasan Kayangan-Pototano mencapai 188.303 penumpang. 

Pergerakan terbanyak selanjutnya berada di Pelabuhan Sibolga untuk lintasan Ajibata-Aribata mencapai 78.644 penumpang. Disusul Pelabuhan Lembar untuk lintasan Lembar – Padangbai 62.370 penumpang. 

Kemudian, Pelabuhan Ambon untuk lintasan Hunimua-Waipirit mencapai 56.466 penumpang. Diikuti Pelabuhan Bangka dengan lintasan Tanjung Kalian-Tanjung Api-Api sebanyak 52.144 penumpang. 

Sementara itu, jumlah pergerakan di Pelabuhan Bajoe untuk lintasan Bajoe-Kolaka diproyeksikan mencapai 22.912 penumpang, Pelabuhan Kupang untuk lintasan Kupang-Rote 21.873 penumpang. Selanjutnya, Pelabuhan Ternate lintasan Bastiong-Bitung sebanyak 755 penumpang, dan Pelabuhan Bitung lintasan Bitung-Ternate mencapai 433 penumpang.

 

Sumber: liputan6

Dok: itworks.id

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU