Kamis, 23 Mei 2024

Di Tengah Pandemi, Hutama Karya Pertahankan Rating Fitch

ads-custom-5

 

Di saat yang sama, Fitch mempertahankan peringkat AA+(idn) untuk National Long Term Rating dengan outlook yang stabil. Peringkat ini merefleksikan penilaian Fitch bahwa Hutama Karya memiliki kepentingan strategis terhadap program pembangunan infrastruktur pemerintah.

Di antaranya sebagai kontraktor Jalan Tol Trans Sumatera yang merupakan jalan tol terpanjang dan salah satu proyek yang memiliki kepentingan strategis. Peringkat ini berada satu notch di bawah peringkat Negara Republik Indonesia.

Wakil Direktur Utama Hutama Karya Aloysius Kiik Ro menyampaikan meski sedang melalui tantangan yang cukup berat di tengah pandemi Covid-19 dengan potensi slowing down pengerjaan proyek-proyek yang sedang digarap, Pemerintah memberikan dukungan kepada Hutama Karya untuk mempercepat pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera. Di antaranya melalui penambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp3,5 triliun dan tambahan PMN melalui Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp7,5 triliun.

“Di 2020 terjadi kenaikan biaya keuangan yang sejalan dengan bertambahnya ruas tol yang dioperasikan Hutama Karya. Walau demikian, perusahaan dapat menjaga arus kas yang positif dengan kenaikan kas dan setara kas sebesar 35% dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya, serta kenaikan aset sebesar 21% dibandingkan 2019,” ujar Aloysius dalam keterangan tertulisnya, Selasa (20/4/2021).

Lebih lanjut Aloysius menyatakan bahwa ini merupakan kali kedua Hutama Karya berhasil mendapatkan investment grade dari lembaga rating terkemuka. “Rating yang diraih Hutama Karya ini merupakan rating tertinggi di antara BUMN Karya. Kami percaya capaian ini mampu menjadi sentimen positif terhadap prospek pembangunan infrastruktur di Indonesia dan meningkatkan kepercayaan investor kepada Hutama Karya ke depannya,” imbuh Aloysius.

Atas pencapaian ini, Hutama Karya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yaitu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kementerian Keuangan, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Perbankan, serta masyarakat yang telah mendukung proses pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS).

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU