Minggu, 21 Juli 2024

Pertamina dan Kimia Farma Bersinergi untuk Bahan Baku Obat

ads-custom-5

Jakarta, BUMNInfo | PT Pertamina (Persero) dan PT Kimia Farma Tbk. sepakat untuk bersinergi membangun pabrik farmasi paracetamol. Penandatanganan Head of Agreement (HoA) dilakukan secara virtual pada Rabu, 30 Desember 2020. Bersama Kimia Farma, Proyek Petrochemical to Pharmaceutical ini akan dibangun oleh anak perusahaan Pertamina, yakni PT Kilang Pertamina.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Ignatius Talulembang dan Direktur Utama PT Kimia Farma Verdi Darmo. Penandatanganan  tersebut disaksikan oleh Wakil Menteri BUMN Pahala Mansury, Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, dan Direktur Digital Healthcare  Bio Farma Soleh Ayubi.

Sinergi pembangunan pabrik ini sesuai arahan Presiden RI untuk meningkatkan kemandirian industri farmasi nasional. Selain itu juga sekaligus membantu menurunkan defisit neraca perdagangan Indonesia di sektor farmasi. Hal tersebut dikarenakan sebelumnya 95% dari total kebutuhan bahan baku farmasi Indonesia masih dipasok melalui impor. 

“Alhamdulillah, kerja sama dalam pembangunan pabrik farmasi dapat dijalankan dengan baik. Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh tim yang sudah merumuskan kerja sama ini sejak  Maret lalu,” ujar Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, Rabu (31/12/2020).

Nicke menambahkan bahwa di tengah  situasi pandemi COVID-19 yang belum selesai, sinergi ini merupakan sebuah peluang usaha yang dapat menjadi berkah untuk semua pihak.

“Dari kilang Pertamina Cilacap, kita bisa memproduksi paracetamol. Kita akan produksi pabrik farmasi paracetamol dengan kapasitas 3.800 ton per annum (TPA),” lanjutnya.

Kerja sama pabrik paracetamol ini secara detail akan berkaitan dengan kerja sama bisnis. Berdasarkan hasil Joint Study yakni penyediaan bahan baku benzene, rencana off take, skema transaksi dan kajian komersial.

Direktur Utama Holding BUMN Farmasi Honesti Basyir juga mengatakan, bahwa penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Kimia Farma ini berupa sinergi kerjasama industri dalam pengembangan penyedia bahan baku farmasi, yang meliputi aspek tekno-ekonomi dan aspek penelitian dan pengembangan. 

“Satu hal yang menjadi fokus kami, bahwa integrasi bisnis di Holding BUMN Farmasi perlu diiringi dengan menggandeng partner strategis untuk memperkuat kemampuan kompetitif, terutama dalam menjamin suplai bahan baku farmasi dan pengembangan produk Petrokimia, sehingga kami berharap dapat merasakan efisiensi dari kerjasama bisnis ini. Semoga kerjasama dengan Kilang Pertamina Internasional yang dinaungi oleh PT Pertamina (Persero) dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang signifikan bagi kita semua,” kata Honesti.

 

pertamina-kimia farma

Sumber   : pertamina.comcnbcindonesia

Foto         : Dok. Pertamina

Infografis : BUMNINFO / Naufal Anjani

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU