Senin, 4 Maret 2024

Kilang Pertamina di Plaju Kembali Produksi Avtur

ads-custom-5

Dumai, BUMNInfo | Pelaksanaan Turn Around (TA) atau perbaikan terencana berskala besar sudah berhasil diselesaikan, kini Kilang Pertamina Refinery Unit (RU) II Dumai telah siap kembali memproduksi bahan bakar minyak (BBM), Liquified Petroleum Gas (LPG), Avtur dan Petrochemical untuk memenuhi pasokan energi masyarakat. Unit Manager Communication, Relations, & CSR RU II Brasto Galih Nugroho menyampaikan, pelaksanaan TA yang dimulai pada 25 Oktober 2020 telah selesai untuk proses mekanikal dan start up.

 

“Kami telah menyelesaikan pekerjaan mekanikal TA RU II Dumai pada Selasa, 1 Desember 2020, namun pengoperasian 100 persen semua unit Kilang RU II Dumai dilaksanakan pada Rabu, 9 Desember 2020, kemarin,” ucap Brasto dalam keterangan tertulis, Kamis (10/12/2020).

 

Suksesnya pelaksanaan TA tersebut, Brasto melanjutkan, ke depannya akan dilihat peningkatan performa kilang RU II dalam memproduksi produk-produk untuk masyarakat.

 

“Ke depan kami akan melihat Kilang RU II memiliki reliability electrical yang lebih baik, modernisasi peralatan instrumen dan sistem kontrol pada tipe terkini, hingga overall performa yang meningkat,” ungkap Brasto.

 

Semua produk yang telah dianalisa sudah dinyatakan memenuhi spesifikasi produk. Ia berharap, Kilang RU II Dumai bisa kembali beroperasi terus menerus, andal secara performa, maksimal dalam proses produksi, serta mendukung pemenuhan pasokan energi nasional.

 

Secara spesial, diadakan pula acara peluncuran bertajuk ‘Avtur Reborn’ yang digelar Senin, 7 Desember kemarin. Prosesi peluncuran produk Avtur tersebut dilepas langsung oleh General Manager Refinery Unit III bersama CEO dan Direksi PT Kilang Pertamina Internasional yang hadir secara virtual. Kegiatan ini disebut merupakan bentuk kado Pertamina untuk Indonesia yang termasuk dalam rangkaian acara HUT Pertamina ke-63.

 

General Manager Refinery Unit III, Moh. Hasan Efendi mengatakan bersyukur karena melalui inisiatif Avtur Reborn ini, Refinery Unit III Plaju dapat memproduksi kembali produk Avtur untuk memenuhi ketahanan energi nasional dan mengurangi impor BBM.

 
 “Pada hari ini, kami menghadirkan produk Avtur yang menjadi unggulan Refinery Unit III untuk kemandirian energi di Sumatera Bagian Selatan,” terang Hasan dalam keterangan tertulis, Rabu (9/12/2020).

 

Dijelaskannya, inisiatif ‘Avtur Reborn’ ini berbentuk inovasi yang diinisiasi oleh para pekerja muda Pertamina dengan membangun Avtur Treater Unit secara mandiri. Mulai dari fase engineering, procurement, construction (EPC) hingga commisioning sehingga menghemat biaya pengadaan hingga Rp 45 miliar. Dengan adanya Avtur Treater Unit ini juga dapat meningkatkan potensi margin Refinery Unit III Plaju hingga Rp 85 miliar per tahun.

 

Sumber: DetikRepublika

Foto: dok. Pertamina

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU