Senin, 15 Juli 2024

Kontrak Baru Adhi Karya per November 2020 Meningkat 137%, Sahamnya Ikut Menanjak

ads-custom-5

Jakarta, BUMNInfo | Saham PT Adhi Karya (Persero) melonjak tajam pada pembukaan perdagangan Kamis pekan lalu (3/12/2020).  Emiten konstruksi berkode ADHI itu mengalami kenaikan nilai saham setelah manajemen mengumumkan pencapaian kontrak baru yang impresif. Berdasarkan data Bloomberg, saham Adhi Karya langsung naik 40 poin atau 3,33% ke level 1.240 pada pembukaan perdagangan. Dalam lima menit perdagangan, saham ADHI bergerak did rentang 1.210 hingga 1.240

 

Kinerja saham di awal perdagangan hari ini membuat performa saham ADHI naik cukup tajam dalam periode sepekan dan sebulan. Dalam sepekan, saham ADHI naik 10,71% sedangkan dalam sebulan melonjak 110,17%. Sebelumnya, perseroan melansir perolehan kontrak baru senilai Rp17,3 triliun per 30 November 2020. Corporate Secretary Adhi Karya Parwanto Noegroho mengatakan perolehan kontrak baru pada November 2020 naik 130,7 persen dibandingkan dengan Oktober 2020 senilai Rp7,5 triliun.

 

“Nilai total order book sebesar Rp47,8 triliun di luar pajak,” tulis Parwanto dalam keterangan resmi, Rabu (2/12/2020).

 

Beberapa proyek baru yang didapatkan perseroan diantaranya proyek tol Yogyakarta-Solo-NYIA Kulonprogo senilai Rp7,83 triliun, tol Serang-Panimbang Rp937,8 miliar, proyek pengamanan pantai di Jakarta Rp221,3 miliar, dan proyek instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di Palembang Sumatra Selatan Rp208,4 miliar. Selanjutnya proyek pos lintas batas negara di Labang Nusa Tenggara Timur Rp191,6 miliar, proyek kolam retensi di Bandung Rp128,7 miliar, serta sejumlah proyek lainnya seperti proyek rumah sakit, gedung pemerintahan, properti, dan lain-lain dengan nilai Rp345,1 miliar.

 

“Kontribusi lini bisnis kontrak baru di November 2020 meliputi sektor konstruksi dan energi sebesar 95%, properti 4%, dan sisanya bisnis lainnya,” urainya.

 

Pada Desember 2020, ADHI masih akan mempertebal nilai kontrak baru lagi karena perseroan telah memenangkan tender beberapa proyek pada November 2020 dan dinyatakan sebagai penawar terendah. Penandatanganan kontrak diestimasi akan dilakukan pada pertengahan Desember ini.

 

Sumber: Bisnis (1) (2)

Foto: Istimewa

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU