Sabtu, 13 Juli 2024

Pembangunan Jargas PGN Sudah Mencapai 90%

ads-custom-5

Jakarta, BUMNInfo | PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus menyelesaikan pembangunan jaringan pipa gas (jargas). Sampai dengan Oktober 2020, pembangunan telah mencapai 90% dari target jaringan pipa gas di 127.384 sambungan rumah tangga (SR). Pembangunan jargas ini dilakukan di 23 kabupaten/ kota yang merupakan penugasan pemerintah dengan dana APBN 2020.

 

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Redy Ferryanto mengatakan, realisasi 90% bisa tercapai meski tengah dilanda pandemi Covid-19 karena kerja sama dengan stake holder (pemangku kepentingan) pusat dan daerah. Pelaksanaan pembangunan jargas pun menurutnya tetap memperhatikan protokol kesehatan. Beberapa daerah yang capaiannya di atas 90% antara lain Aceh Utara, Dumai, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Ogan Ilir, Kota Palembang, Kota Dumai, Kota Pekanbaru, Kota Bandar Lampung, Kabupaten Serang, Kabupaten Banggai, Kabupaten Lamongan, dan Kota Mojokerto.

 

“Di wilayah Kota Semarang dan Kota Blora, juga sudah dilakukan pengaliran gas secara bertahap. Melalui PT Pertagas Niaga, juga sudah dilaksanakan pengaliran gas diantaranya di Penajem Pasir Utara, Kutai Kartanegara, dan Samarinda,” paparnya seperti dikutip dari keterangan resmi pada Rabu (11/11/2020).

 

Menurutnya, hampir semua jaringan pipa gas yang telah terpasang tersebut telah melalui pengujian dengan persentase 84%. Tujuannya yaitu untuk memastikan bahwa jargas telah aman dan bebas dari kebocoran.

 

Kini PGN Group telah melayani lebih dari 422.000 pelanggan aktif di 17 provinsi di Indonesia dengan alokasi gas sekitar 6,7 miliar British thermal unit per hari (BBTUD). Gas pipa yang disediakan PGN merupakan jenis gas metana berbobot jenis ringan, sehingga menurutnya cepat dan mudah menguap, serta minim risiko kebakaran.

 

“Selain itu, gas pipa ini berasal dari kekayaan gas bumi di dalam negeri. Dari sisi makro, penggunaan gas pipa bagi konsumsi rumah tangga, tidak membebani neraca perdagangan,” ujar Redy.

 

Redy menegaskan PGN akan terus meningkatkan layanan gas bumi terhadap pelanggan agar manfaat jargas menjadi optimal. Tidak hanya bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat, tapi juga untuk kegiatan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) seperti warteg, warung makan, laundry, dan sentra industri rumahan.

 

“Kami percaya bahwa gas bumi sebagai energi yang ramah lingkungan, efisien, kompetitif dan sumbernya sangat besar di dalam negeri. Dengan demikian, sangat tepat untuk mewujudkan pemerataan energi nasional dan menggerakkan perekonomian masyarakat,” tandasnya.

 

Sumber: CNBC IndonesiaAntaranews

Foto: dok. PGN

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU