Senin, 20 Mei 2024

Pindad Teken Kontrak Kerjasama Pengadaan Senjata untuk Bakamla

ads-custom-5

Jakarta, BUMNInfo | PT Pindad (Persero) menjalin kerjasama dengan Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI terkait pengadaan senjata mitraliur 12,7 mm dan munisi untuk kapal patroli Bakamla RI. Penandatanganan kontrak itu dihadiri Kepala Bakamla RI Laksdya Bakamla Aan Kurnia, Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose dan Kepala Biro Sarana & Prasarana Bakamla RI Laksamana Pertama Bakamla Amrein pada Rabu, (9/9/2020) di Gedung Perintis Kemerdekaan, Jakarta. Acara penandatanganan disaksikan oleh jajaran pejabat Bakamla RI, Direktur Bisnis Produk Hankam Pindad, Heru Puryanto, VP Pemasaran dan Penjualan Hankam, Edy Purwanto, GM Senjata, Wijil Jatmiko serta VP Corporate University, Bayu A. Fiantoro.

 

Adapun senjata yang dibeli oleh Bakamla RI yaitu senapan mesin SM-5 kaliber 12,7 x 99 mm yang memiliki jangkauan hingga 1.830 m dengan kecepatan tembakan 400 – 600 butir/menit. Sementara itu pengadaan munisi berbagai kaliber meliputi munisi senjata genggam, senjata laras panjang, sniper, senjata 12,7 mm dan submachine gun.

 

Produk-produk alutsista Pindad akan mendukung Bakamla RI dalam melaksanakan tugas melakukan patroli keamanan dan keselamatan di wilayah perairan dan wilayah yurisdiksi Indonesia.

 

“Terimakasih atas kepercayaan Bakamla RI menggunakan produk industri pertahanan dalam negeri buatan Pindad. Produk-produk alutsista buatan Pindad akan mengawal dan mendukung tugas pokok Bakamla RI dalam menjaga ketahanan laut Indonesia. Dukungan Pindad tidak berhenti sampai disini, tetapi akan terus berlanjut di masa yang akan datang,” ungkap Abraham Mose dalam sambutannya.

 

Abraham juga menjelaskan dalam segi industri, Pindad akan terus mengembangkan diri untuk terus dapat mendukung kebutuhan Bakamla. Harapan kedepannya agar kerja sama terus berlanjut, produk-produk pertahanan dalam negeri khususnya Pindad dapat terus tumbuh dan berkembang, maju bersama untuk Indonesia.

 

Kepala Bakamla RI Laksdya Bakamla Aan Kurnia mengatakan bahwa Bakamla RI mendukung industri pertahanan nasional untuk dapat berkontribusi meningkatkan ketahanan laut Indonesia. Kepala Bakamla RI beserta jajaran sebelumnya juga telah meninjau fasilitas produksi dan menguji produk persenjataan Pindad saat mengunjungi kantor pusat Pindad Bandung Agustus lalu.

 

“Harapan Bakamla RI dalam pembelian senjata ini adalah untuk memperkuat kekuatan dalam tugas, terutama untuk menegakkan hukum dan hubungan kerja sama antara Bakamla dengan Pindad dapat berjalan dengan baik, serta mampu untuk meningkatkan tugas-tugas. Bakamla juga turut memajukan program pemerintah untuk memajukan produk dalam negeri,” tutur Aan.

 

Bakamla RI sendiri merupakan instansi pemerintah diluar lingkungan Kemhan dan TNI yang telah memperoleh perizinan pengendalian senjata api standar militer berdasarkan Peraturan Menteri Pertahanan RI Nomor 12 Tahun 2020.

 

Sumber: AkuratnewsKongkrit

Foto: Istimewa

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU