Jumat, 19 April 2024

Laba Kliring Berjangka Indonesia Naik 83% di Tahun 2019

ads-custom-5

Jakarta, BUMNInfo | PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) berhasil bukukan kenaikan laba bersih setelah pajak sebanyak 82,85% sepanjang 2019 menjadi Rp 50,34 miliar dari capaian periode yang sama tahun lalu yakni Rp 27,53 miliar.

 

Menurut Direktur Utama KBI Fajar Wibhiyadi, prestasi tersebut patut dibanggakan apalagi di saat itu tak mudah mempertahankan kinerja di tengah sentimen pemilu sedang bergulir.

 

“Pencapaian laba tersebut cukup menggembirakan, mengingat kondisi ekonomi tahun lalu lebih banyak diwarnai agenda politik seiring pemilihan Presiden dan pemilu legislatif. Ditambah lagi, pertumbuhan ekonomi nasional cenderung landai,” kata Fajar dalam keterangan resminya.

 

Fajar menilai untuk skala nasional kondisi ekonomi tahun lalu cukup stabil, dengan perekonomian yang masih bertumbuh dan inflasi berada di level 2,72%, sekaligus level terendah dalam 10 tahun terakhir.

 

Sepanjang 2019, KBI mencatatkan pendapatan sebesar Rp 131 miliar atau sebesar 102,91% dari target anggaran tahunan sebesar Rp 127 miliar, atau naik 144,96% dibanding pendapatan 2018. Pendapatan tersebut terdiri dari pendapatan operasional sebesar Rp112 miliar atau 106,91% dari anggaran tahunan, dan pendapatan non-operasional sebesar Rp18 miliar atau sebesar 83,84% dari anggaran tahunan.

 

Melesatnya pendapatan KBI terbukti dari kinerja industri Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) yang mengalami pertumbuhan cukup positif. Hal ini tercermin dari volume transaksi multilateral PT Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) yang mencapai 1.467.371 lot, melewati target yang telah dicanangkan sebesar 1,1 juta lot.

 

Volume transaksi multilateral itu dihasilkan dari kontrak berjangka emas berkontribusi 45% atau setara dengan 660.893 lot. Selain emas, kopi juga menjadi kontributor terbesar volume transaksi dengan porsi 29% atau 430.837 lot, yang diikuti dengan transaksi olein dengan porsi 23% atau sekitar 336.124 lot, dan kakao sebesar 3% atau setara 39.517 lot.

 

KBI juga telah meregistrasi transaksi kontrak berjangka dan derivatif lainnya pada 2019 sebanyak 7.968.762,7 lot, yang terdiri dari produk komoditi primer termasuk Kontrak Berkala Emas (KBE) sebanyak 1.467.371 lot atau 18,4%, indeks sebanyak 624.114,7 lot atau 7,83%, currency sebanyak  767.701,7 lot atau 9,63%), komoditi SPA sebanyak 5.084.240,3 lot atau 63,80%), kontrak single stock sebanyak 25.190 lot atau 0,32%. Untuk kontrak Penyalur Amanat Luar Negeri (PALN) sebanyak 145 lot.

 

Dengan demikian komposisi produk didominasi oleh kontrak Bilateral-SPA, yaitu produk indeks, produk currency, serta komoditi SPA, kontrak single stock yang secara keseluruhan mencapai 6.501.246,7 lot atau 81,58% dari total kontrak yang diregistrasi, termasuk transaksi kontrak single stock, dan mencapai 6.476.056,7 lot atau 81,27% yang tidak termasuk transaksi kontrak single stock.

 

Tahun lalu, KBI Sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang juga telah menatausahakan sebanyak 444 resi gudang dengan total volume sebesar 11.864.352 ton dan nilai transaksi sebesar Rp 113,38 miliar. Selain itu, KBI pun telah meregistrasikan dan mengkliringkan transaksi Pasar Fisik Timah Batangan  sebesar 27.183,41 ton.

 

Fajar memprediksi bahwa kondisi perekonomian global masih akan fluktuatif dan cenderung melambat. Apalagi, dari dalam negeri Indonesia sedang dilanda pandemi Covid-19 dan berpotensi memberikan dampak kepada dunia usaha. Kendati begitu, Perseoan akan terus memacu kinerja agar bisa bertahan.

 

“KBI tetap optimis bahwa sektor perdagangan komoditas berjangka memiliki potensi untuk berkembang sangat baik. Bahkan tahun depan industri diyakini bakal tumbuh lebih baik seiring dengan kontrak di bursa yang semakin inovatif dan menarik bagi investor. Meskipun terganggu Covid-19, kami masih optimistis kinerja akan tumbuh positif di 2020,” tandasnya.

 

infografis kliring

 

Sumber: BeritasatuKontan.co.id

Foto: KONTAN/Carolus Agus

Infografis: BUMNINFO/Naufal Anjani

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU