Jumat, 12 April 2024

PGN Pastikan Pasokan Gas di Semarang dan Blora Aman

ads-custom-5

Semarang, BUMNInfo | PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) menjamin penyaluran gas bumi untuk wilayah Semarang dan Blora akan aman selama masa pandemi virus corona atau Covid-19.

 

Gas bumi tersebut berupa compressed natural gas (CNG) menggunakan teknologi gas transpotation module (GTM) atau Gaslink Truck. Hal ini dilakukan untuk menjaga suplai jaringan gas (jargas) rumah tangga di wilayah Semarang dan Blora tetap aman.

 

Penyaluran ini juga dilakukan dalam rangka menjaga keberlangsungan penyaluran gas bumi pasca insiden central processing plant (CPP) area Blok Gundih Proyek Pengembangan Gas Jawa (PPGJ).

 

Estimasi penyaluran CNG tersebut untuk Semarang sebesar 1.100 meter kubik–1.300 meter kubik per hari dan Blora sebesar 280 meter kubik-300 meter kubik per hari. Sebab, kedua wilayah tersebut terdampak insiden CPP Gundih dan sempat terhenti aliran gasnya.

 

Sales Area Head PGN Semarang Heri Frastiono menegaskan, sampai saat ini penyaluran CNG berjalan lancar dan aliran gas di pelanggan rumah tangga masih normal.

 

“Nyala api di kompor-kompor pelanggan tetap normal, tidak mengalami penurunan. Namun ini hanya sementara sampai CPP Gundih beroperasi normal kembali, karena proses perbaikan belum selesai,” terang Heri.

 

Heri juga bercerita bahwa pandemi Covid-19 justru meningkatkan konsumsi gas bumi masyarakat. Walhasil, peningkatan konsumsi gas di Semarang mencapai dua kali lipat. Pemakaian gas di Semarang pada Februari lalu mencapai 25.000 meter kubik yang kemudian melonjak menjadi 53.000 meter kubik pada Maret 2020.

 

“Di luar insiden beberapa waktu lalu, kami berupaya untuk memastikan kebutuhan gas bumi masyarakat tetap tercukupi,” tuturnya.

 

PGN memiliki dua pasokan gas bumi untuk wilayah Semarang Raya. Misalnya untuk Semarang, gas bersumber dari Jawa Timur dan Jawa Barat yang disalurkan melalui jaringan pipa distribusi gas bumi di wilayah Tambak Aji – Wijaya Kusuma. Sementara jargas untuk Semarang Timur berasal dari sumber gas yang ada di wilayah Blora. Heri memastikan kedua sumber pasokan gas itu akan tetap aman sampai ke rumah tangga.

 

Total pelanggan Jargas Rumah Tangga PGN di Jawa Tengah hingga saat ini sebanyak 2.516 SR, dengan rincian di Semarang sebanyak 1.875 SR dan Blora 641 SR. Heri menambahkan, PGN akan terus berupaya untuk memperluas pemakaian gas di Jawa Tengah untuk meningkatkan saing produk dan layanan dimana gas bumi merupakan energi yang ramah lingkungan.

 

Sumber: Kontan.co.idCNBC Indonesia

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU