Jumat, 19 April 2024

PAL Indonesia Bangun Kapal Pembangkit Listrik 150 MW

ads-custom-5

Surabaya, BUMNInfo | PT PAL Indonesia (Persero) membangun tiga unit kapal pembangkit listrik pesanan PT Indonesia Power, anak usaha PT PLN (Persero). Pembangunan kapal itu masing-masing dua unit berdaya 60 MW dan satu unit 30 MW atau dengan total 150 MW senilai Rp2,7 triliun.

Direktur Rekayasa Umum dan Pemeliharaan serta Perbaikan PAL Indonesia Sutrisno mengatakan, pada Tahun 1997, pihaknya telah membuat kapal pembangkit listrik atau dual fuel  engine barge mounted power plant (BMPP). Namun, saat ini tentu jauh lebih canggih dan modern.

“Ini bukan pertama kalinya kami membangun pembangkit listrik terapung. Tahun 1997, kami pernah membangun yang 30 MW. Barangnya masih ada. Sekarang ini kami akan membangun lagi yang lebih canggih dan modern mengikuti perkembangan teknologi terkini,” katanya di sela prosesi pemotongan baja pertama (first steel cutting) yang menandai pembangunan pembangkit listrik terapung berdaya 60 MW di Surabaya, Jatim, Rabu (29/2).

Menurut dia, pembangunan total tiga unit kapal pembangkit listrik pesanan Indonesia Power itu akan dilakukan secara bertahap. Masing-masing pembangunannya membutuhkan waktu selama 15 bulan.

“Untuk unit yang pertama ini targetnya selesai dibangun pada Januari 2021,” ujarnya.

Direktur Pengembangan dan Niaga Indonesia Power Adi Supriono mengatakan, pesanan tiga unit pembangkit listrik terapung ini nilainya mencapai Rp2,7 triliun.

“Untuk yang 60 MW, per unitnya Rp1 triliunan. Sedangkan yang 30 MW sekitar Rp600 miliar,” katanya.

Adi mengungkapkan pembangkit listrik terapung dibutuhkan di Indonesia yang merupakan negara kepulauan. Berbeda dengan pembangkit listrik yang tertanam di tanah.

Pembangkit listrik terapung bisa dipindahkan atau bergerak ke wilayah yang kesulitan pembangkit.

“Kita bisa segera pindahkan. Jadi, sangat membantu, misalnya di Palu waktu ada gempa, kelistrikannya darurat, keberadaan pembangkit listrik terapung akan sangat membantu,” ucapnya.

Sumber : www.antaranews.com

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU