Kamis, 23 Mei 2024

Tingkatkan Aktivitas Ekspor Indonesia, PT PPI Buka Kantor Perwakilan di Mesir

ads-custom-5

Jakarta, BUMNInfo | PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) membuka perwakilan di Mesir. Pembukaan perwakilan ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Direktur Komersial PT PPI Yaniarsyah dengan CEO El Hamd TradCo, sebagai Joint Operational Representative Office PPI di Mesir.

Penandatanganan kerja sama ini dilakukan pada pameran Food Africa 2019, 11 Desember lalu. Dalam acara ini turut hadir Duta Besar RI untuk Mesir, Helmy Fawzy.

Menurut PPI Internasional Trade Division, Martini, kerja sama ini dimaksudkan untuk mendorong peningkatan diversifikasi berbagai produk ekspor Indonesia di Mesir dan kawasan Afrika serta membantu para petani Indonesia untuk memberikan nilai tambah dari produk hasil pertaniannya.

“Dengan pembukaan kantor perwakilan ini kami berharap bisa meningkatkan kegiatan ekspor Indonesia ke Mesir dan negara-negara di sekitarnya,” ungkap Martini dalam keterangannya Jumat (20/12/2019).

Menurut Martini, tujuan lain dari pembukaan representative office ini agar produk Indonesia bisa menembus negara-negara yang juga menjadi tujuan ekspor Mesir.

Selain itu Mesir juga bisa sebagai hub untuk memasarkan produk-produk Indonesia ke negara-negara di benua Afrika lainnya.
“Dan hal yang utama dari tujuan dari pembukaan kantor perwakilan adalah mempererat kerja sama bilateral antara Indonesia dan Mesir,” ungkapnya lagi.

Martini menambahkan, dengan dibukanya kantor perwakilan ini, PT PPI bisa membantu pengusaha kecil dan menengah di Indonesia yang ingin mengekspor produknya di negara-negara Afrika atau negara lain yang memiliki hubungan dagang dengan Mesir.

“Kita akan mengusahakan para produsen Indonesia untuk memiliki jalur distribusi produk retail di Mesir,” kata Martini.

Dia menambahkan fungsi lain yang diharapkan dengan adanya kantor perwakilan adalah memotong jalur distribusi bagi produk Indonesia yang akan dipasarkan di sana. “Ini agar harga produk kita di Mesir ini terkontrol sehingga bisa bersaing,” ungkap Martini.

Dia menambahkan PPI juga membantu pengusaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia yang kesulitan untuk memasarkan produknya terkendala perizinan, kapasitas suplai dan masalah lainnya tetap dapat mengekspor produknya di bawah naungan PT PPI.

“Di sini peran PPI sebagai bagian dari pemerintah untuk membantu petani, pengusaha kecil dan UKM go Global. Mereka bisa mengekspor produk mereka melalui kami dan dijual di Mesir,” imbuh Martini.

Menurut Martini, pasar di Mesir sangat besar dan para pengusaha Indonesia bisa memanfaatkan peluang besar ini. “Mesir ini memiliki pasar yang sangat besar dan Mesir ini negara importir. Industrinya tidak terlalu banyak jadi masih banyak peluang bagi para pengusaha Indonesia untuk memasarkan produknya di sini,” dia menambahkan.

Untuk itulah PPI membuka kantor perwakilan di sana. “Jika kita punya kantor perwakilan di Mesir, bargaining power kita juga lebih kuat,” kata Martini lagi.

Dia mengungkapkan, selama ini banyak pengusaha Indonesia yang tak memasarkan produknya di Mesir dengan alasan karena negara ini terletak di Timur Tengah atau berada di benua Afrika.

“Banyak pengusaha yang mengkhawatirkan stabilitas keamanan dan politik di wilayah ini dan akan sangat perpengaruh pada bisnis. Itulah yang membuat mereka enggan membuka pasar di Mesir atau Afrika. Kami akan bantu para pengusaha Indonesia untuk memasarkan produknya di sana,” papar Martini lagi.

Menurut Martini selain membuka perwakilan juga akan mendirikan kafe Indonesia di kantor tersebut. “Jadi semua tentang Indonesia kita adakan di kantor ini. Sehingga ini bisa menjadi one stop service dan one stop shopping Indonesia di sini,” katanya.

“Kami bukan pesaing para pengusaha Indonesia yang masuk ke Mesir atau wilayah Afrika namun kita ini ingin mendukung mereka yang ingin melakukan bisnis di negara ini. Ini salah satu implementasi moto ‘BUMN Hadir untuk Negeri’,” imbuh Martini.

Dalam pameran “Food Africa 2019”yang digelar 9-11 Desember 2019, Indonesia memperoleh transaksi senilai 11.4 juta dolar atau setara lebih dari Rp 150 miliar dalam pameran Food Africa di Kairo, Mesir,

Terdapat 12 perusahaan asal Indonesia yang ikut dalam pameran ini. Produk-produk yang menarik minat para pembeli dari pengunjung pameran khususnya para pengusaha Mesir yaitu antara lain minyak sawit dan turunannya, kelapa dan turunannya, kopi, rempah, serbuk minuman, bumbu instan, dan makanan ringan.

Sumber : www.beritasatu.com

 

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU