Senin, 15 April 2024

Perum Jamkrindo Incar Laba Rp751 Miliar di 2020

ads-custom-5

Jakarta, BUMNInfo | Perum Jamkrindo menargetkan volume penjaminan sebesar Rp231,5 triliun di tahun 2020. Jumlah tersebut terdiri dari penjaminan KUR Rp95 triliun dan non Kur Rp136,5 triliun.

Direktur Keuangan Perum Jamkrindo I Rusdonobanu mengatakan, berbagai hal akan mendorong pencapaian target tersebut, mulai dari kenaikan platform penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi Rp190 triliun pada 2020, serta masih masifnya pembangunan infrastruktur dan peluang adanya sinergi BUMN.

“Kami optimis bisa mencapai target,” ujarnya dia dalam keterangannya, Senin (2/12).

Dari segi laba, Perum Jamkrindo optimis bisa meraih sebesar Rp751 miliar. Bisnis Jamkrindo, menurut dia akan lebih banyak dikontribusi dari produk Non KUR. “Sebanyak 30 persen KUR dan sisanya Non KUR,” ungkap dia.

Sementara itu, Direktur MSDM Umum dan Kepatuhan Perum Jamkrindo Sulis Usdoko menambahkan, sebagai Perusahaan yang berfokus kepada UMKM Perum jamkrindo senantiasa mendukung kemajuan UMKM.

Upaya yang dilakukan perusahaan dengan melakukan peningkatan aksesibilitas finansial UMKM melalui penyediaan penjaminan yang inovatif, kompetitif dengan pelayanan profesional, efektif dan efisien secara berkelanjutan.

“Selain itu guna mengakselarasi percepatan peningkatan kapabilitas dan kualitas UMKM nasional Perum Jamkrindo juga berusaha menciptakan ekosistem bagi UMKM,” tambah Sulis.

Terbaru, Perum Jamkrindo menandatangani kesepakatan bersama dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi tentang peningkatan perekonomian masyarakat berbasis kampanye anti sampah plastik di Ciletuh Palabuhanratu Unesco Global Geopark.

Melalui serangkaian kegiatan yang dimulai dari peningkatan kesadaran masyarakat mengenai perlunya menangani sampah plastik, perekonomian masyarakat di kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat bisa meningkat.

Sebagai daerah yang memiliki potensi ekonomi pariwisata, Perum Jamkrindo menyadari bahwa permasalahan sampah di kawasan sekitar Ciletuh memiliki urgensi untuk dibenahi, agar wisatawan bisa datang.

“Awalnya kami masuk dengan kampanye bebas sampah, namun pada ujungnya kami akan melakukan pemberdayaan bagi UMKM dan masyarakat di Ciletuh.” ujarnya.

Sumber : www.merdeka.com

Foto : JIBI/Dedi Gunawan

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU