Senin, 15 Juli 2024

Meningkat 43,82%, Hutama Karya Optimis Akhir Tahun Tembus Rp 2,101 Triliun

ads-custom-5

Jakarta, BUMNInfo | Hingga September 2019, PT Hutama Karya (Persero) [Hutama Karya] membukukan kinerja keuangan yang kokoh dan stabil. Sesuai dengan Laporan Keuangan unaudited hingga September 2019, Perseroan mencatatkan pertumbuhan laba bersih senilai Rp 2,101 Triliun atau meningkat sebesar 43,82% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2018 yaitu sebesar Rp1,461 Triliun.

Capaian laba bersih Hutama Karya hingga September 2019 ini sekaligus mencatat capaian laba bersih yang meningkat drastis hingga 2 kali lipat dari target sampai dengan September 2019 atau 95,43% dari target laba bersih satu tahun yang ditetapkan oleh Perseroan. Pencapaian ini didorong oleh perbaikan metode kerja, efisiensi dalam melakukan procurement , dan melakukan inovasi sehingga Cost of Revenue mengalami penurunan sebesar 82,38% jika dibandingkan periode yang sama ditahun 2018 sebesar 89,85%.

“Sampai dengan September 2019, Hutama Karya telah mengoperasikan Ruas Tol Medan-Binjai, Palembang-Simpang Indralaya, dan Bakauheni-Terbanggi Besar. Hingga akhir tahun ini, direncanakan salah satu ruas Jalan Tol Trans Sumatra yaitu Terbanggi Besar-Pematang Panggang- Kayu Agung sepanjang 189 km akan beroperasi penuh dan akan diresmikan oleh Presiden RI pada akhir tahun 2019. Adapun sisa 33 km dari ruas tersebut yaitu Kayu Agung-Betung yang konsesinyadimiliki oleh pihak lain akan tersambung hingga Palembang.

Ketika keseluruhan ruas ini tersambung, maka dapat dipastikan jarak tempuh perjalanan Lampung-Palembang akan semakin dekat. Ruas Tol lainnya akan dioperasikan di awal tahun 2020 adalah ruas Pekanbaru-Dumai sepanjang 131 km yang saat ini progres konstruksinya telah mencapai 72,42%. Sehingga dalam waktu dekat, Hutama Karya akan mengoperasikan lima ruas tol dengan panjang ±495 km” ungkap Bintang Perbowo, Direktur Utama Hutama Karya.

Hutama Karya mencatatkan perolehan Gross Profit Margin dan Net Profit Margin (NPM) yang positif. Gross Profit Margin dan Net Profit Margin masing-masing membukukan pencapaian sebesar 17,62% dan 13,65% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2018 yaitu sebesar 10,15% dan8,23%.

Bintang menambahkan, Hutama Karya optimis menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera hingga 2024 dan siap untuk mengerjakan proyek-proyek strategis nasional seperti pembangunan infrastruktur ibu kota baru. “Hingga September 2019, rasio utang berbunga terhadap ekuitas (Gross Gearing Ratio) yang dimiliki Perseroan sebesar 0,67 kali, jika dibandingkan dengan batas utang berbunga (debt covenant ) sebesar 2,25 kali, Perseroan masih memiliki room untukmenambah sumber pendanaan’, tambahnya.

Hingga September 2019, Perseroan mencatatkan raihan kontrak baru sebesar Rp18,023 T atau48.81% dari target satu tahun Perseroan. Perolehan ini tumbuh sebesar 4,47% jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2018. Pada periode ini, Hutama Karya resmi menggarap mega proyek kilang minyak milik PT Pertamina (Persero) di Lawe-Lawe, Kalimantan Timur. Hutama Karya nantinya akan mengerjakan upgrade fasilitas penunjang kilang minyak di Lawe-Lawe untuk onshore facilities meliputi pembangunan.

Sumber : www.industry.co.id

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU