Jumat, 1 Maret 2024

Pelni Tingkatkan Pelayanan Melalui Digitalisasi

ads-custom-5

Makassar, BUMNInfo | PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) terus meningkatkan pelayanan. Bertepatan dengan Hari Pelanggan Nasional (HPN), Pelni meluncurkan sejumlah pelayanan baru untuk masyarakat.

Salah satunya soal kemudahan pelayanan tiket penumpang. Pelni mulai menerapkan penggunaan vending machine di 7 pelabuhan keberangkatan yang memiliki jumlah penumpang paling banyak di antara pelabuhan lainnya. Peng gunaan vending machine itu mulai diimplementasikan sejak 28 Agustus 2019 di Semarang, Jawa Tengah, dan masih akan terus dikembangkan di kota-kota lainnya sehingga peningkatan pelayanan yang diberikan dapat menyeluruh pada pelanggan kapal Pelni.

”Peluncuran vending machine ini merupakan bentuk pelayanan dari kami untuk memudahkan penumpang dalam membeli tiket. Melalui vending machine penumpang cukup memasukkan kode booking. Ya seperti di bandara,” ujar Kepala Cabang Pelni Pelabuhan Makassar Ridwan Mandaliko di sela-sela peringatan Hari Pelanggan Nasional kemarin.

Menurut Ridwan, dengan vending machine diharapkan penumpang juga tidak mengantre dalam pembelian tiket karena sudah bisa secara digital. Selain di agen-agen, pembelian tiket juga dapat dilakukan melalui telepon seluler. Selain vending machine , pada peringatan HPN kali ini Pelni juga akan menerapkan kebijakan satu tiket satu orang.

”Artinya, kapasitas penumpang nanti sesuai tiket. Kalau tiket sudah habis, ya sudah tidak bisa beli. Intinya, kami ingin terapkan layanan prima dan nyaman untuk penumpang,” tambah Ridwan.

Kepala Kesekretariatan PT Pelni Yahya Kuncoro mengatakan, dengan pemasangan vending machine ini diharapkan para pelanggan mendapatkan pengalaman perjalanan kapal yang semakin mudah. Sebab, pelayanan akan menjadi lebih cepat.

Pelanggan dapat secara langsung melakukan check in sendiri untuk memverifikasi tiket sebelum menaiki kapal. Salah seorang penumpang Pelni, Petrus, mengatakan bahwa dirinya berterima kasih dan mengapresiasi Pelni atas peluncuran vending machine ini. Meski pada awal-awal masih membuatnya bingung, dirinya yakin seiring berjalannya waktu layanan vending machine ini akan mempermudah penumpang. Abdulrahman, penumpang Pelni lainnya juga menimpali, dirinya sangat dimudahkan dengan keberadaan vending machine.

”Ya ini mungkin karena ma sih baru, jadi wajar masih agak bingung karena baru pertama. Tapi tidak apa-apa, ke depan ini cukup membantu,” ujar Abdulrahman yang akan be pergian dari Pelabuhan Makassar menuju Labuhan Bajo, kemarin.

Menurut data, secara nasional jumlah penumpang Pelni mengalami peningkatan sekitar 39%. Jika pada periode Januari-Agustus 2018 penumpang yang menumpang kapal Pelni berjumlah 2,03 juta, maka jumlahnya naik menjadi 2,82 juta pada periode sama 2019.

 

Sumber : ekbis.sindonews.com

Foto : Antara Foto /R.Rekotomo

BERITA TERKAIT

ads-sidebar
ads-custom-4

BACA JUGA

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU